Kadin Papua Barat Akan Dampingi Petani Bawang Merah di Oransbari

0
160
Ketua Kadin Papua Barat, Marlina didampingi Ketua Komite Tetap Humasnya, Kris Tanjung (kiri) saat meninjau langsung lahan pertanian bawah merah di Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, Minggu lalu. (Foto: Pribadi)
MANOKWARI,KLIKPAPU.COM – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Papua Barat akan mendampingi petani bawang merah di Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan dalam melakukan pengembangan. Ini disampaikan Ketua KADIN Papua Barat, Marlina usai bertatap muka dengan sejumlah petani bawang merah di Distrik Oransbari Kabupaten Mansel, Minggu (8/3/2020).
Marlina mengemukakan, bahwa kebutuhan bawang merah di Indonesia cukup besar, sebagian besar masih mengandalkan impor. Karenanya pemerintah pusat, mendorong setiap daerah yang memiliki potensi keberhasilan panen untuk menjadikan bawang merah sebagai komoditas unggulan.
Dijelaskannya, kehadiran Kadin yakni di antaranya untuk melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) baik di sektor perdagangan industri pertanian maupun perikanan. “Setelah kami mendengar dari petani di sini dan melihat langsung, ternyata pertanian bawang merah sangat menjanjikan untuk dikembangkan dan ini harus kita dorong serta melakukan pendampingan,” kata Marlina.
“Data-data sudah kami kumpulkan, bahkan kersedian lahan sangat besar. Para petani kita ini kendalanya berkaitan dengan bibit. Mereka bisa tanam dalam jumlah besar tapi terganting ketersediaan bibit,” sambungnya.
Sesuai program prioritas Kadin yang sejalan dan bersinergi dengan visi pemerintahan Presiden RI Joko Widodo yakni UMKM naik kelas, ujar Marlina, semua potensi di sektor perdagangan dan industri harus didorong dan didampingi serta pembinaan yang berkelanjutan. “Kalau ini kita lakukan, yang untung bukan hanya petani, bukan hanya pedagang maupun pengusaha, namun masyarkat selaku konsumen juga diuntungkan,” jelas Marlina.
Terkait pengembangan bawang merah di Mansel ini, Kadin Papua Barat akan mendorong hingga ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Holtikultura Kementerian Pertanian. Dengan harapan mendapat bantuan bibit dengan jumlah yang besar sesuai target pengembangan komoditas bawang merah di Mansel. “Kami akan meminta surat dukungan pemerintah daerah untuk dibawa ke Ditjen Holtikultira Kementerian Pertanian. Kalau pemerintah serius pasti harapan-dan cita-cita ini akan terjawab nantinya,” pungkas Marlina.
Usai tatap muka dengan para petani bawang merah tersebut, Marlina menyempatkan diri untuk melihat langsung contoh bibit dan lahan yang digunakan.(rls/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.