Cegah Covid-19, DPRD Pegaf Dukung Pembatasan Kunjungan Masyarakat Luar

0
95
Wakil Ketua I DPRD Pegaf, Yehezkiel Towansiba
PEGAF,KLIKPAPUA.COM– Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pegunungan Arfak, Yehezkiel Towansiba, mendukung penuh langkah yang diambil oleh pemerintah daerah dalam membatasi kunjungan masyarakat asal luar daerah (non KTP Pegaf) demi mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 di wilayah tersebut.
“Kami DPRD Pegaf sangat setuju dan mendukung penuh pembatasan orang berkunjung ke Pegaf,” kata Yehezkiel saat dijumpai di Distrik Anggi, Selasa (31/3/2020).
Orang nomor dua di DPRD Pegaf ini menilai, pembatasan kunjungan tersebut merupakan langkah  bijak yang diambil oleh pemerintah daerah. Sebab menurutnya, virus corona bisa menyebar di Kabupaten Pegaf kalau ada orang luar yang menularkannya kepada masyarakat di 10 distrik.
“Kabupaten Pegaf kan masih aman (zona hijau), kalau besok-besok ada masyarakat yang terkena virus corona itu pasti ditularkan oleh orang luar yang datang ke Pegaf. Kalau kunjungan dibatasi itu sudah tepat dan merupakan langkah bijak yang di ambil oleh pemerintah daerah maupun Satgas covid-19,” imbuhnya.
Selain membatasi orang luar, Yehezkiel juga meminta satgas covid-19 yang baru saja dibentuk untuk betul-betul melakukan pemeriksaan kesehatan di perbatasan Pegaf-Manokwari dan Pegaf-Mansel. “Bukan cuma orang luar tapi masyarakat Pegaf yang baru dari Manokwari dan Mansel juga harus diperiksa. Bisa saja mereka sudah tertular di tempat lain dan membawanya ke Pegaf,” minta dia.
Lebih lanjut, Yehezkiel mengharapkan satgas covid-19 yang diketuai oleh Kepala BPBD Pegaf untuk  bekerja keras dalam upaya pencegahan penularan  virus corona di daerah ini.
Ia pun mengharapkan, satgas covid-19 untuk menggencarkan sosialisasi di 10 distrik karena masyarakat Pegaf banyak yang belum paham tentang virus ini. “Banyak masyarakat yang belum paham apa itu covid-19 dan gejala-gejalanya ketika terpapar virus ini. Satgas harus melakukan sosialisasi di 10 distrik, dan memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (rsl/bm)

Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.