RANSIKI,KLIKPAPUA.com –Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Papua Barat melakukan sosialisasi peningkatan pemahaman dan implementasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan, yang berlangsung di ruang rapat bupati di Boako,Ransiki, Senin (2/3/2026).
Kepala BPKP Perwakilan Papua Barat, Eko Hery Winarno, mengatakan bahwa kehadiran mereka di Mansel untuk memberikan sosialisasi kepada pemerintah daerah bagaimana menerapkan SPIP sesuai dengan PP 60 Tahun 2008.
Dijelaskan, adapun tujuan pelaksanaan sosialisasi ini dilaksanakan agar tata kelola dan pengelolaan resiko serta pengendalian di lingkungan Pemkab Mansel berjalan secara baik, dalam rangka mengawal target-target pembangunan program-program prioritas Bupati sesuai visi-misi dalam RPJMD.
“Operasionalisasi dari SPIP sendiri harus dipenuhi lima unsur dan 25 sub unsur. Operasionalisasinya adalah melalui penerapan manajemen resiko terkait pengelolaan keuangan daerah,” kata Eko.
Lanjut Eko menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah melalui perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penata usahaan, pertanggung jawaban dan pelaporan harus mempertimbangkan resiko di setiap tahapan, sehingga terwujud perencanaan efektif sesuai dengan target dan harapan masyarakat yang program kegiatannya dilaksanakan secara optimal sesuai dengan kapasitas fiskal daerah.
Sebelumnya, Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut sebuah langkah untuk memperkuat pondasi integritas di pemerintah daerah.
“Kehadiran rekan-rekan dari BPKP sangat krusial untuk menyamakan persepsi. Sinergi ini merupakan bentuk komitmen untuk berjalan di atas rel hukum yang benar,” tutur Bupati.
Melalui sosialisasi bantuan hukum ini Bupati Bernard berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Mansel tidak perlu ragu dalam berinovasi dan mengambil keputusan selama tetap berpedoman pada aturan yang berlaku.(aco)
Menyukai ini:
Suka Memuat...