
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Manokwari hingga saat ini telah mencapai sekitar Rp10 miliar dari target Rp19 miliar pada 2026.
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manokwari Umrah Nur menyatakan pihaknya terus mengintensifkan koordinasi dengan Samsat guna mengejar sisa target hingga akhir tahun.
“Untuk PKB, kita masih berkoordinasi terus dengan Samsat sampai akhir tahun. Kami tetap melakukan sweeping, penagihan door to door, hingga penagihan langsung di wilayah Wapramasi,” ujar Umrah.
Ia mengungkapkan, capaian realisasi PKB tahun ini menunjukkan tren peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Menurutnya, pendorong utama kenaikan tersebut adalah sinergi dan komunikasi di lapangan yang kian membaik antara Bapenda, Samsat, dan Satlantas Polres Manokwari.
“Tahun ini sinergi dan kerja sama dengan Samsat berjalan sangat bagus, koordinasinya lancar. Kegiatan sweeping bersama kepolisian juga menjadi salah satu langkah efektif agar wajib pajak segera menyelesaikan kewajibannya,” tambah Umrah.
Selain PKB, Bapenda Manokwari mencatat realisasi penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) telah mencapai Rp5,5 miliar dari target Rp6 miliar. Melihat capaian tersebut, Bapenda optimistis target BBNKB dapat terpenuhi sebelum akhir tahun.
Sebagai langkah stimulus sekaligus bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat pajak, Bapenda Manokwari telah menyiapkan suvenir khusus berupa payung, tumbler, tas, dan dompet.
Suvenir tersebut akan diserahkan ke kantor Samsat dalam waktu dekat untuk dibagikan langsung kepada wajib pajak yang melakukan pembayaran. (mel)




















