Wujudkan Pemenuhan Hak Anak, DP3A Kaimana Gelar Advokasi dan Sosialisasi PUSPAGA

0

KAIMANA,KLIKPAPUA.com – Dalam rangka mewujudkan pemenuhan hak anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kaimana menggelar Advokasi dan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Keluarga (PUSPAGA) di Aula SMA Negeri 1 Kaimana, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kaimana, Hasan Achmad, didampingi Kepala DP3A Kabupaten Kaimana, Olivia H. Ansanay, serta dihadiri unsur masyarakat, lembaga pendidikan, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Hasan Achmad menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kaimana Tahun 2025–2029, yakni “Mewujudkan Kaimana yang Tertib, Maju, Sejahtera, Adil dan Berkelanjutan”, khususnya melalui misi peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusia.

“Saya mengapresiasi DP3A Kabupaten Kaimana beserta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program perlindungan anak, termasuk kegiatan pendataan anak putus sekolah usia 8 hingga 13 tahun di Kelurahan Krooy dan Kelurahan Kaimana Kota,” ujarnya.

Hasan menegaskan bahwa pemenuhan hak anak harus menjadi perhatian serius semua pihak, setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, memperoleh pendidikan dan identitas, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Menurutnya, peningkatan kualitas keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, tokoh agama, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Hasan mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang memengaruhi kualitas tumbuh kembang anak, seperti pola pengasuhan yang kurang tepat, kekerasan terhadap anak, perkawinan usia anak, anak putus sekolah, hingga berbagai persoalan sosial lainnya.

Bupati mengungkapkan, pencegahan harus dimulai dari keluarga, orang tua harus menjadi pelindung pertama bagi anak melalui pola pengasuhan yang penuh kasih sayang, komunikasi yang baik, serta pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan dan perlindungan.

“Semoga seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dengan menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga, masyarakat, tokoh agama, kelompok perempuan serta berbagai elemen lainnya yang peduli terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak,” ajaknya.

“Pemerintah Kabupaten Kaimana akan terus memperkuat kebijakan dan program yang mendukung pembangunan keluarga serta perlindungan perempuan dan anak melalui kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Forcyalcius Victor Harra, dalam laporannya mengatakan, kegiatan Advokasi dan Sosialisasi PUSPAGA merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua serta keluarga mengenai pentingnya pemenuhan hak-hak anak.

“Khususnya hak atas pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan,” tegas Forcyalcius yang juga menjabat Kepala Seksi Organisasi Partisipasi Masyarakat DP3A Kabupaten Kaimana.

Menurutnya, kegiatan tersebut diawali dengan proses pendataan dan identifikasi anak usia sekolah dasar yang mengalami putus sekolah melalui koordinasi dengan berbagai pihak.

Kata dia, pihaknya juga melakukan pengkajian terhadap faktor-faktor yang menyebabkan anak putus sekolah serta kondisi psikososial anak dan keluarganya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat membangun komitmen bersama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan ramah anak.(lau)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses