Canangkan BIAN 2022, Wabup Kaimana Ajak Masyarakat Bawa Anak ke Faskes    

0
64
Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022 tingkat Kabupaten Kaimana resmi dimulai, Rabu (25/5/2022).

KAIMANA,KLIKPAPUA.com– Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022 tingkat Kabupaten Kaimana resmi dimulai, Rabu (25/5/2022). BIAN ditandai pelepasan balon gas dan penyerahan perangkat imunisasi kepada sejumlah kepala puskesmas oleh Wakil Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada,SP.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan pencanangan, Kepala Dinas Kesehatan Arifin Sirfefa, SKM,MM, Kepala Dinas Pendidikan Drs. Ray RD. Come, perwakilan TNI dan Polri serta Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan selaku Koordinator Pelaksana BIAN Kabupaten Kaimana, Jubair Rumakat, SKM. 

Koordinator BIAN, Jubair Rumakat dalam laporannya mengatakan, pencanangan ini menandai dimulainya BIAN tahun 2022 guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya imunisasi anak. 

Selain itu, juga untuk pencapaian target eliminasi campak-rubela yang ditargetkan pada tahun 2023 dan Indonesia bebas polio pada tahun 2030, serta mencegah terjadinya kejadian luar biasa penyakit seperti TBC, Polio, Campak-Rubela, Hepatitis dan sebagainya. 

Untuk mensukseskan kegiatan BIAN lanjutnya, pada 18 Mei 2022, telah melakukan pertemuan dengan seluruh Kepala Puskesmas dan pemegang program imunisasi. Ia juga menjelaskan, ada dua kegiatan yang akan dilaksanakan pada Bulan Imunisasi Anak Nasional Tahun 2022 yakni imunisasi kejar dan imunisasi tambahan. 

Imunisasi kejar yang dimaksud adalah imunisasi dasar yang setiap bulan dilakukan, namun akibat Covid-19, cakupan imunisasi rutin lengkap pada anak menjadi rendah sehingga dilakukanlah imunisasi kejar. 

Adapun data sasaran imunisasi kejar untuk Kabupaten Kaimana dengan usia 12-59 bulan terdiri dari; OPV target 85% sebanyak 2.181 anak, IPV target 85% yakni 3.341 anak, serta DPT-HB-HIB target 85% sebanyak 1.301 anak. 

Sedangkan imunisasi tambahan, dalam hal ini imunisasi tertentu yang diberikan pada kelompok umur tertentu yang paling beresiko terkena penyakit berdasarkan kajian epidemologi campak-rubela adalah untuk usia 5-59 bulan target sasarannya adalah 6.618 anak, usia 5-7 tahun sebanyak 2.738 anak, serta usia 7-12 tahun sebanyak 7.732 anak. 

Sementara itu, Wakil Bupati Kaimana, Hasbulla Furuada dalam sambutannya berharap, agar bulan imunisasi anak nasional tahun 2022 ini dapat berjalan baik.  

Wabup mengajak pada orangtua atau para pengasuh untuk membawa anak-anaknya yang belum mendapat vaksinasi lengkap ke Pukesmas, Posyandu atau fasilitas layanan kesehatan lainnya selama bulan imuniasi. 

Wakil Bupati juga meminta para orangtua, terutama kaum ibu agar memperhatikan jadwal imunisasi anak tepat waktu. Hal ini penting karena imunisasi lengkap dapat mencegah anak menderita penyakit serius.

“Dengan momentum BIAN, diharapkan dapat meningkatkan semangat tenaga kesehatan, masyarakat dan jajaran pemerintah maupun mitra pembangunan dalam menjalankan program imunisasi demi tercapainya keluarga Indonesia yang sehat dan berkualitas, terutama anak-anak Kaimana agar tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat dan cerdas sesuai harapan kita bersama,” tutupnya sembari menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan dan pihak yang terlibat dalam penanganan vaksinasi.(iw)

 

SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.