MRPB Sosialisasi Tentang Penyebaran Covid-19 Saat Reses

0
Ketua MRPB, Maxsi Ahoren.
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM–  Massa reses anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) digunakan untuk sosialisasi tentang penyebaran Covid-19 di beberapa wilayah Papua Barat.
Ketua MRPB, Maxsi Ahoren saat ditemui wartawan di Swiss Belhotel Manokwari, Jumat (3/4/2020) mengatakan, reses yang dilskukan di  Kabupaten Teluk Bintuni ada dua hal yang lakukan, pertama melakukan sosialisasi tentang penyebaran virus corona, kemudian  menampung aspirasi masyarakat tentang virus tersebut.
“Pada saat di Teluk Bintuni kami langsung ke Distrik Sumuri di Kampung Tofoi, disitu kami melihat banyak kendala yang terjadi di sana, mulai dari tenaga dokter hingga tenaga medis sangat kurang. Dari situ kita berusaha untuk menghadirkan dokter dari Bintuni menuju ke Tofoi,” ujar Maxsi .
Lanjut Maxsi, mereka juga langsung turun ke perusahaan kepala sawit di Tofoi. “Kami menyampaikan kepada pihak perusahaan untuk mengkarantinakan orang-orang yang datang ke Tofoi sebanyak 60 orang. Mereka semua berasal dari luar papua dan mereka akan dipulangkan oleh perusahaan kepala sawit kedaerah aal mereka, namun semua terkendala dengan transportasi, menuju Sorong karena Bandara Deo Sorong sudah ditutup, itu yang mengakibatkan mereka tidak bisa keluar, “ tuturnya.
Selain perusahaan Kepala Sawit di Tofoi MRPB juga layangkan surat ke BP, dengan tiga poin yaitu pertama  menyampaikan kepada BP bahwa tidak lagi merekrut  pegawai yang baru  dari luar untuk masuk ke Teluk Bintuni. “Dan kami meminta BP menggunakan pekerja lokal untuk bekerja di sana. Kami juga sudah layangkan kepada Bupati Teluk Bintuni, “ tegas Maxsi.(aa/bm)
Editor: BUSTAM


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.