Libatkan Lembaga Keagamaan, Pemprov PB Salurkan 5.075 Sembako dan 5.000 Masker di Bintuni

0
211
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat di Gedung Sasana Karya kantor Bupati Bintuni, Jumat (5/6/2020).(Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Pemerintah Provinsi Papua Barat kembali menyalurkan bantuan sembako sebanyak 5.075 paket kepada masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni. Penyerahan sembako tersebut dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan kepada perwakilan masyarakat, Jumat (5/6/2020) di Gedung Sasana Karya Kabupaten Teluk Bintuni. Penyaluran sembako selanjutnya akan dilakukan oleh Lembaga Keagamaan kepada masyarakat.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Papua Barat, Derek Ampnier dalam laporannya mengatakan, total bantuan sembako yang diserahkan untuk masyarakat Bintuni sebanyak 5.075 paket, terdiri dari 2.810 paket untuk umat Kristen Protestan, 1.078 paket untuk umat Islam, 525 paket untuk umat Katholik, 14 paket untuk umat Hindu dan 13 paket untuk umat Budha. “Selain itu, bantuan APD Masker kain sebanyak 5000 pcs, ” ungkapnya.
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan berharap, bantuan sembako yang diserahkan dapat membantu meringankan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat. “Jangan dilihat dari jumlah barangnya, tetapi ini bentuk kepeduluan pemerintah untuk semua kabupaten/kota yang terdampak Covid,” jelasnya.
Menurut Dominggus, sesuai Petunjuk Presiden, Pemprov Papua Barat telah melakukan revisi anggaran belanja modal sebesar 50 persen oleh semua OPD dilingkup Pemprov PB. Sehingga sebesar Rp 197 Miliar digeser untuk program jaringan pengaman sosial di Papua Barat.
Pada kesempatan itu juga, Gubernur mengatakan, berdasarkan Keputusan Kementrian Desa (Kemendes) RI, agar Dana Desa (Dades) dialokasikan untuk bantuan langsung tunai (BLT) sebesar 600 ribu per Kepala Keluarga (KK) khusus yang tidak mampu. Dan untuk Papua Barat sudah direalisasikan melalui pemerintah kampung masing-masing termasuk Bintuni.
Gubernur juga menyebutkan, selain itu, Pemprov menyediakan dana prospek yang bersumber dari dana otonomi khusus untuk 1.746 kampung di Papua Barat, dengan nilai 225 juta/kampung. Peruntukannya untuk ketahanan pangan lokal. Diharapkan dana ini bisa disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. “Dana ini untuk masyarakat bisa bikin kebun, membeli bibit sayuran dan bibit makanan lokal. Untuk mengantisipasi kedepan apabila terjadi semakin memburuknya ekonomi daerah akibat covid-19,” pungkasnya.
Foto bersama usai penyerahan bantuan sambako. (Foto: Aufrida/klikpapua)
Sementara Bupati Bintuni Petrus Kasihiw mengatakan, pemerintah dan masyarakat Bintuni mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Gubernur dan Kapolda karena ditengah kesibukan juga situasi pandemi Covid-19 Pemprov Papua Barat masih berupaya meluangkan waktunya menjenguk masyarakat  Bintuni sekaligus menyerahkan bantuan sembako. (aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.