Masuk Agenda Kunjungan Presiden, Bupati Pegaf Minta Masyarakat Jaga Kamtibmas 

0
229
Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak menggelar pertemuan bersama pemilik hak ulayat. (klikpapua.com)

PEGAF,KLIKPAPUA.COM— Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy, mengajak seluruh masyarakat di Pegaf untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam rangka mewujudkan daerah yang aman dan kondusif.

Menurutnya, warga masyarakat di 166 kampung dan 10 distrik, harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di daerah ini. Pasalnya Kabupaten Pegaf menjadi salah satu daerah yang akan dikunjungi oleh presiden Joko Widodo di tanah Papua.

Kabupaten Pegaf, Kaimana, dan Kabupaten Wamena sudah menjadi agenda besar orang nomor satu di Indonesia dalam kunjungannya di tanah Papua dalam waktu dekat.

“Mari kita jaga keamanan di daerah kita. Agar rencana presiden mengunjungi Pegaf bukan hanya sekedar rencana saja, namun dapat terealisasi,” kata Yosias, di sela kegiatan pembahasan pemilik hak ulayat dengan pemerintah setempat, di ruang rapat kantor bupati, Distrik Anggi, Jumat (18/10/2019).

Lebih lanjut, situasi yang aman dan kondusif di sebuah daerah, menjadi salah satu pertimbangan pejabat negara dapat mengunjungi daerah itu. “Kita semua sangat merindukan presiden mengunjungi Pegaf untuk melihat permasalahan dan kesulitan daerah kita,” tuturnya. 

“Jadi Kamtibmas itu penting, bukan hanya karena presiden rencana datang ke Pegaf tapi pejabat-pejabat lainnya harus aman ketika mengunjungi daerah kita,” kata Yosias.

Sebelumnya,  Kamis (17/10/2019), Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau, mengunjungi daerah dengan julukan negeri di atas awan Papua. Selain menjadi agenda kunjungan kerja (kunker) di wilayah operasi Kodam XVIII Kasuari, kunjungan ke negeri kabut untuk memantau kondisi dan keamanan daerah ini.

“Kondisi keamanan di Pegaf saya akan laporkan, sehingga bisa menjadi pertimbangan pejabat negara mengunjungi daerah ini. Saya berharap, pak gubernur berharap, dan pak bupati juga berharap RI 1 bisa mengunjungi dan melihat kondisi di Pegaf,” ujar Pangdam. |

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.