BANTEN,KLIKPAPUA.com- Bupati Manokwari Hermus Indou, memaparkan keberhasilan Festival Teluk Doreh dalam dialog kebudayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, Minggu (8/2/2026).
Presentasi itu menjadi bagian penting dari proposal Kabupaten Manokwari dalam memperebutkan Anugerah Kebudayaan PWI 2026.
Dalam paparannya, Hermus Indou mengatakan Festival Teluk Doreh bertujuan memajukan kebudayaan daerah secara holistik.
Festival ini dianggap sebagai platform strategis untuk pembangunan peradaban di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Manokwari.
“Melalui Festival Teluk Doreh juga menjadi upaya dalam melestarikan Budaya dan pembangunan Berkelanjutan Di Papua Barat,” ujar Bupati.
Festival Teluk Doreri juga diharapkan menjadi ruang perjumpaan berbagai suku, budaya, dan agama yang hidup berdampingan di Manokwari sebagai kota yang dikenal sebagai miniatur Indonesia.
“Kita ingin festival ini menjadi jembatan persaudaraan, tempat semua etnis mengekspresikan dan melestarikan budayanya masing-masing, sekaligus memperkuat identitas Papua sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Bupati Hermus menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat serta para profesional penyelenggara event berskala nasional dan internasional agar kualitas festival terus meningkat.
“Kami sangat membutuhkan perhatian negara dan dukungan pihak-pihak yang punya pengalaman menyelenggarakan festival kelas nasional maupun internasional,” ucapnya
Dengan begitu, lanjutnya, festival Teluk Doreri tidak hanya berdampak secara budaya, tetapi juga ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat. (rls)


















