Papua Barat Sambut Program Migrasi TV Analog ke Digital

0
51
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com— Siaran TV digital disambut baik Pemerintah Provinsi Papua Barat. Ini diyakini dapat menerobos isolasi informasi di 13 kabupaten/kota di Papua Barat.
Saat ini baru terdapat tiga stasiun televisi di Papua Barat, yakni Lembaga Penyiaran Publik TVRI Papua Barat, Lembaga Penyiaran Berlangganan Kasuari TV di Manokwari dan Lembaga Penyiaran berlangganan CWM di Kota Sorong.
Migrasi TV Analog ke Digital yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo menurut Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Provinsi Papua Barat Frans H Istia saat berbicara pada Webinar yang dilaksanakan Kementrian Kominfo dan Direktorat LPU LPP RRI, baru-baru ini menyatakan, migrasi ini sangat baik sesuai trand teknologi sehingga perlu dukungan infrastruktur yang memadai terutama di daerah-daerah blank spot.
“80 persen daerah di Papua Barat masih blank spot, sehingga program migrasi ini harus terpadu dengan dukungan fasilitas pendukung agar Set Top Box (STB) nanti benar-benar fungsional dan bermanfaat,” saran Frans Istiah.
Kadis Kominfo mencontohkan, seluruh wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak masih dikategorikan blank spot namun telah diproyeksikan untuk menerimah STB, dan hal ini perlu penguatan secara infrastrukur.
Ia menyatakan, televisi dan radio masih menjadi pilihan utama masyarakat di Papua Barat dalam mengakses informasi, sehingga program migrasi TV analog ke Digital ini menjadi salah kebijakan strategis untuk membangun daerah dari sisi informasi.
Untuk kepentingan program pemerintah itu, lanjut Frans Istia, Kementrian bersama Dinas Kominfo, Pemerintah Provinsi Papua Barat maupun Dinas Kominfo  13 kabupaten/kota harus kembali duduk bersama untuk membahas lebih detail tentang eksekusi program tersebut.
“Kita harus duduk Bersama antara Kementrian dengan Dinas Kominfo provinsi maupun kabupaten/kota agar membahas secara detail realisasi program migrasi TV Analog ke Digital termasuk data-data penerima,” saran Frans Istia. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.