MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Bakal Calon Ketua Umum (Bacaketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat periode 2026–2030 Yosias Saroy menyatakan kesiapan penuh menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) yang dijadwalkan berlangsung Kamis (17/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Yosias saat memberikan keterangan pers mengenai kesiapan berkas dan dukungan timnya di Manokwari, Rabu (16/9/2026).
“Pada prinsipnya, kami bersama pimpinan cabang olahraga (cabor) dan tim pendukung sudah sangat siap. Seluruh persyaratan administrasi penunjang Musorprovlub telah diselesaikan dan kini tinggal menunggu proses penerimaan berkas dari panitia,” ujar Yosias.
Ia menegaskan, kekuatan timnya bersumber dari dukungan cabor-cabor resmi yang telah solid. Terkait cabor baru, ia menjelaskan status kepengurusan mereka harus melalui mekanisme rapat pleno atau paripurna oleh pimpinan KONI definitif terpilih nantinya, sehingga belum memiliki hak suara dalam Musorprovlub kali ini.
Yosias mengibaratkan kesolidan para pendukungnya seperti Rumah Kaki Seribu, simbol arsitektur lokal yang kokoh karena ditopang banyak tiang yang saling menguatkan.
“Saya berharap seluruh cabor pendukung tetap solid dan menjaga kesatuan. Setiap cabor adalah elemen penting yang tidak terpisahkan dalam membangun olahraga di Papua Barat,” lanjutnya.
Ajak Jaga Keamanan dan Ketertiban
Selain menyoroti persidangan Musorprovlub, Yosias mengimbau seluruh lapisan masyarakat di Manokwari dan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga keharmonisan, keamanan, serta ketertiban umum selama ajang pemilihan berlangsung.
Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak demokrasi yang dijamin undang-undang, namun harus dilakukan secara santun tanpa mengganggu aktivitas warga maupun mencoreng citra daerah.
“Manokwari adalah Kota Injil dan kita adalah tuan rumah bagi semua tamu yang datang. Mari kita saling menghargai, menjaga lisan dari bahasa yang memprovokasi, dan menciptakan suasana yang sejuk,” tegas Yosias.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas cabor untuk mencetak atlet generasi emas Papua yang mampu membawa nama harum daerah di kancah nasional maupun internasional. (mel)





















