Pelaku UMKM Kaimana Didorong Beralih ke Aplikasi Pembukuan Digital

0

KAIMANA,KLIKPAPUA.com– Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Papua Barat mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meninggalkan pembukuan manual dan mulai memanfaatkan aplikasi digital.

Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Papua Barat Gaudia Gaudensia Hae mengatakan, pembukuan masih menjadi tantangan bagi sebagian pelaku UMKM yang terbiasa mencatat transaksi menggunakan buku tulis.

“Ini merupakan langkah awal untuk mendorong UMKM di wilayah Papua Barat naik kelas, melalui pengelolaan keuangan usaha yang lebih tertib dan terukur,” tegasnya.

Menurutnya, pola pencatatan manual tidak hanya rentan menimbulkan kesalahan, tetapi juga menyulitkan pelaku usaha memantau kondisi keuangan secara berkala.

“Pembukuan yang tertib menjadi salah satu indikator penting bagi UMKM untuk naik kelas,” ujar Gaudia, Rabu (16/9/2026).

Ia menjelaskan, aplikasi yang diperkenalkan dalam pelatihan tersebut pada prinsipnya memiliki fungsi yang sama dengan pembukuan manual.

Perbedaannya terletak pada media pencatatan, dari sebelumnya menggunakan buku tulis kini dilakukan melalui sistem digital.

Melalui aplikasi tersebut, pelaku UMKM dapat mencatat pemasukan, modal, pengeluaran, hingga hasil usaha secara lebih teratur.

Pencatatan ini diharapkan membantu pelaku usaha mengetahui kondisi keuangan dan perkembangan usahanya secara lebih jelas.

Gaudia menegaskan, keberhasilan digitalisasi pembukuan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan. Pendampingan lanjutan diperlukan agar aplikasi yang telah diperkenalkan benar-benar digunakan secara konsisten dalam aktivitas usaha.

“Dinas Perindagkop Kaimana perlu memperkuat kolaborasi dengan instansi terkait dan praktisi UMKM agar 60 peserta terus menggunakan aplikasi tersebut dalam menjalankan usahanya,” pungkasnya. (lau)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses