Undang Tokoh Masyarakat, Polres Kaimana Gelar Halal bi Halal

0
328

KLIKPAPUA.COM,KAIMANA- Bertempat di Aula Tunggal Panuluan, Kamis (20/6/2019), Polres Kaimana menggelar Halal bi Halal dengan menghadirkan pada tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat lainnya di Kota Kaimana. Kegiatan ini digelar dalam rangka menjalin kembali tali silaturahmi dan membangun komitmen bersama menjaga Kamtibmas.

Kapolres Kaimana, AKBD Robertus A. Pandiangan, SIK,MH dalam sambutannya mengatakan, Halal bi Halal yang dilaksanakan ini adalah bertujuan untuk memeriahkan sekaligus merayakan bersama Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Dengan Halal bi Halal ini, kami jajaran Polres Kaimana ingin bersama masyarakat membangun kembali semangat persaudaraan dan mempererat tali silaturahmi yang telah dibangun di Kabupaten Kaimana selama ini. Kami berharap, melalui kegiatan ini tercipta situasi yang damai ditengah kehidupan masyarakat Kaimana,” tutur Robertus.

Lebih jauh ia mengatakan, dengan terciptanya rasa persaudaraan dan kebersamaan ditengah masyarakat, maka situasi keamanan dan ketertiban juga akan berjalan kondusif. Kapolres berharap, agar masyarakat tidak terprovokasi oleh berbagai hasutan maupun isu yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan.

Saat ini aku Kapolres, isu politik mulai berkembang ditengah masyarakat. Ia berharap agar masyarakat tidak berlebihan menanggapinya. “Jangan biarkan tali persaudaraan dengan sesama ditengah masyarakat rusak karena politik. Masyarakat boleh berbeda pilihan maupun dukungan tetapi rasa persaudaraan dan kebersamaan yang telah lama terjalin harus tetap dijaga,” ujar Kapolres.

Terkait sengketa Pemilu yang saat ini sedang dalam proses sidang di MK, Kapolres juga mengingatkan kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat agar memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat, sehingga keamanan, ketertiban serta rasa damai tetap tercipta ditengah kehidupan bermasyarakat.  

“Biarkan MK yang memutuskan, kita selaku masyarakat biasa cukup mendengarkan hasilnya. Tidak perlu terprovokasi dan terpengaruh oleh hasutan atau isu yang menyesatkan. Saya berharap para tokoh masyarakat, tokoh agam, tokoh adat dan lainnya yang dituakan, agar tampil menjadi figur yang bisa memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat,” pungkasnya.(iw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.