PLH Bupati Kaimana: Kita Dukung Program Nasional Gerakan Keamanan Pangan

0
53
KAIMANA,KLIKPAPUA.com– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Papua Barat, Kamis (22/4/2021), melakukan Advokasi Kegiatan Intervensi Keamanan Pangan dalam rangka Program Prioritas Nasional Badan POM Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK).
Kegiatan yang dilaksanakan di Meeting Room Kaimana Beach Hotel dan melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari pimpinan OPD Lingkup Pemkab Kaimana, serta perwakilan instansi terkait lainnya ini, dibuka PLH Bupati Kaimana, Luther Rumpumbo, S.Pd,MM.
Luther Rumpumbo dalam sambutannya mengatakan, keamanan pangan sangat penting bagi peningkatan perekonomian secara menyeluruh. Untuk itu, ia mengajak semua pemangku peran pada institusi pemerintahan dan masyarakat pada umumnya agar mendukungGerakan Keamanan Pangan Desa dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas yang merupakan program nasional Badan POM.
Dikatakan, keamanan pangan perlu dimulai dari individu, keluarga maupun masyarakat. Jika ada permasalahan mengenai keamanan pangan, maka harus segera ditanggulangi agar tidak berdampak luas pada kesehatan masyarakat. Luther berharap, melalui advokasi intervensi keamanan pangan yang dilaksanakan Badan POM ini, diharapkan kebutuhan pangan dasar masyarakat yang aman, bergizi dan bermutu dapat terpenuhi.
Selain itu, Luther juga berharap, agar Badan POM Papua Barat dapat secara maksimal melakukan pengawasan terhadap peredaran produk obat dan makanan di Kaimana agar masyarakat Kaimana terhindar dari segala macam penyakit yang disebabkan oleh zat berbahaya yang terdapat dalam setiap makanan maupun obat-obatan yang beredar.
Sementara Kepala Badan POM Papua Barat, Herianto Baan, S.Si, Apt pada kesempatan yang sama mengatakan, Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban menjamin terwujudnya penyelenggaraan keamanan pangan disetiap rantai pangan secara terpadu. Pemerintah Daerah juga wajib membina dan mengawasi pelaksanaan penerapan norma, standar, prosedur dan kriteria keamanan pangan.
Dijelaskan, ada 3 jenis program prioritas nasional yang berkaitan dengan keamanan pangan yang dimulai sejak tahun 2014 sampai 2024, yakni; Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) dan Aksi Nasional Pangan Jajanan yang dikonsumsi Anak usia Sekolah (ANPJAS).
GKPD sendiri terang Herianto, merupakan aksi nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan, serta memperkuat ekonomi desa dengan target 100 desa per tahun.
Sementara PPABK, merupakan program pemberdayaan pada komunitas pasar dengan membangun  kemandirian komunitas pasar dalam melakukan pengawasan terhadap penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan, dalam rangka melindungi masyarakat dari pangan yang beresiko terhadap kesehatan.
Sedangkan, Pangan Jajanan yang dikonsumsi Anak Sekolah (PJAS) lanjut Herianto, merupakan program yang berupaya memberdayakan dan mendorong kemandirian komunitas sekolah dalam penyediaan pangan jajanan anak sekolah yang aman, bermutu dan bergizi.
Menutup pengantar kegiatan advokasi, Herianto berharap, advokasi kegiatan intervensi keamanan pangan dalam rangka program prioritas nasional Badan POM GKPD dan PPABK ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, para pelaku usahadan seluruh masyarakat Kabupaten Kaimana.
Kegiatan ini ditutup penandatanganan komitmen bersama mendukung program nasional Gerakan Keamanan Pangan Desa dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas oleh PLH Bupati Kaimana, Pimpinan OPD dan instansi terkait lainnya, serta Kepala Badan POM Papua Barat Herianto Baan. (iw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.