Jelang Idul Adha, DKPP Kaimana Sosialisasi Tata Laksana Pemotongan Hewan Qurban 

0
45
DKPP Kabupaten Kaimana menggelar sosialisasi tata laksana pemotongan hewan qurban ditengah kondisi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Selasa (5/7/2022) di Aula Dinas KPP. (Foto: klikpapua)
KAIMANA,KLIKPAPUA.com–Menyambut hari raya Idul Adha 1443 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana menggelar sosialisasi tata laksana pemotongan hewan qurban ditengah kondisi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Selasa (5/7/2022).
Sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Dinas KPP dengan melibatkan para pengurus masjid dan mitra usaha peternakan ini, dibuka Kepala Dinas KPP, Aristoteles Idorway, SP.
Kegiatan ini juga menghadirkan dua nara sumber, drh. Ida Ayu Oka Sawitri dengan materi bertajuk ‘pemeriksaan antemortem dan postmortem pada hewan qurban’ dan Kepala Sektor Karantina Pertanian Wilker Kaimana, Aswin, A.Md.P dengan materi tentang ‘aturan lalulintas keluar masuk hewan.’
Kepala DKPP, Aristoteles Idorway pada pembukaan kegiatan mengatakan, sosialisasi tata laksana pemotongan hewan qurban ini bertujuan agar daging qurban yang nanti akan diberikan kepada masyarakat benar-benar dalam kondisi layak dikonsumsi.
Sosialisasi ini lanjut Idorway, tidak bermaksud untuk menyulitkan para mitra usaha peternakan, tetapi agar semua berada dalam satu pemahaman bahwa hewan yang nanti dikurbankan, tidak terinfeksi penyakit mulut dan kuku yang saat ini sedang melanda.
“Karena PMK yang menyerang hewan ini, akan berdampak buruk juga pada kesehatan manusia yang mengkonsumsinya. Jadi mari kita sama-sama pahami. Nanti dokter hewan akan menjelaskannya secara lebih rinci,” ujar Idorway.
Kesempatan yang sama, Idorway juga meminta staf Bidang Peternakan, agar pada hari raya Idul Adha nanti melakukan pengecekan kondisi hewan qurban disetiap lokasi pemotongan untuk memastikan daging kurban tersebut layak dibagikan. (iw)
SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.