
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Provinsi Papua Barat menempati posisi ketiga sebagai provinsi dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Indonesia pada Maret 2026, dengan angka 18,68 persen.
Posisi ini berada di bawah Papua Tengah yang mencatat kemiskinan tertinggi nasional sebesar 30,41 persen, dan Papua Pegunungan sebesar 26,34 persen.
Data tersebut dipaparkan Kepala BPS Provinsi Papua Barat Ir. Merry, dalam rilis Berita Resmi Statistik, Rabu (5/8/2026).
Secara nasional, rata-rata kemiskinan Indonesia tercatat 8,07 persen, jauh di bawah angka Papua Barat maupun Papua Barat Daya yang berada di posisi ketujuh dengan 16,49 persen.
“Meski persentase kemiskinan di Papua Barat turun dibandingkan September 2025, capaian ini belum cukup untuk mengubah posisi Papua Barat dari kelompok provinsi dengan kemiskinan tertinggi nasional. Tantangan struktural di wilayah kami memang berbeda dibandingkan provinsi-provinsi di Indonesia bagian barat,” kata Merry.
Tujuh provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi nasional pada periode ini seluruhnya berasal dari kawasan timur Indonesia, yakni Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat, Papua Selatan, Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat Daya.
Sementara itu, provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah nasional adalah Bali dengan 3,44 persen, diikuti Kalimantan Selatan 3,63 persen dan DKI Jakarta 3,96 persen.
Merry menambahkan, tren penurunan kemiskinan di Papua Barat dan Papua Barat Daya perlu terus dijaga melalui perbaikan sejumlah indikator makro.
“Perbaikan pertumbuhan ekonomi, konsumsi rumah tangga, dan penurunan tingkat pengangguran terbuka pada periode September 2025 hingga Februari 2026 menjadi modal penting untuk menekan kemiskinan lebih lanjut ke depan,” ujarnya. (dra)




















