
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Asap tebal akibat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Arfai, Manokwari kian mengkhawatirkan. Selain mengganggu aktivitas warga sekitar, kepulan asap pekat tersebut kini menutupi pandangan pengendara yang melintas di jalan sekitar TPA.
Koordinator TPA sekaligus Operator Alat Berat Yance Imbiri mengungkapkan bahwa kebakaran yang telah berlangsung lebih dari satu bulan itu diduga kuat terjadi akibat ulah oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.
“Penyebabnya karena sengaja dibakar oleh oknum masyarakat Masyepi sendiri di salah satu titik TPA. Kami sudah mencoba berkomunikasi dengan terduga pelaku, namun yang bersangkutan menghilang,” kata Yance, Selasa (11/8/2026).
Yance menegaskan pihak pengelola TPA telah menempuh jalur hukum agar pelaku mendapatkan efek jera dan kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Dampak kebakaran ini sangat luas dan masyarakat langsung merasakan akibatnya. Kami sudah membuat laporan polisi untuk mengamankan pelaku pembakaran,” tegasnya.
Hingga saat ini, upaya pemadaman terus dilakukan petugas TPA bekerja sama dengan unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Manokwari. Namun, proses pemadaman di lapangan menemui kendala teknis yang cukup krusial.
“Kendala utama kami adalah kekurangan bahan bakar minyak (BBM) untuk mobilisasi armada pemadam. Kami sudah mencoba berbagai cara dan bekerja semampu kami, tapi bantuan armada damkar yang ada masih dirasa kurang untuk memadamkan titik api yang meluas,” jelas Yance.
Mengingat kondisi asap yang semakin mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga, Yance berharap ada sinergi dari seluruh pihak terkait agar kebakaran yang sudah membara selama lebih dari sebulan itu dapat segera diatasi secara total. (mel)




















