Kelompok Kerja (Pokja) ESDM KEIN-RI berkunjung ke Jayapura, Papua. (Foto : Ist)

KLIKPAPUA.COM, JAYAPURA– Kampung-kampung di Papua belum seluruhnya terakses listrik karena sejumlah kendala seperti ketersedian daya, transportasi atau infrastruktur jalan ke kampung, serta konstruksi.  Selain itu juga kendala administrasi.

“Kampung yang sudah dialiri listrik berarti ada administrasi yang harus dibayar. Sementara untuk membayar ini harus ada pendapatan, karena itu pembangunan industrinya harus dipercepat,” terang Ketua Kelompok Kerja (Pokja) ESDM KEIN-RI, Aries Muftie di Jayapura.

Aries mengatakan kampung-kampung di Papua belum 100 persen mengakses listrik. Dan baru sekitar 78 persen kampung yang  teraliri listrik.

Menurutnya terdapat tiga hal atau syarat yang patut disupport pemerintah daerah untuk mendukung proses administrasi pemenuhan kebutuhan listrik di kampung yakni adanya Rancangan Energi, Rencana Induk Pengembangan Industri Daerah (RIPIDA) serta Rencana Umum Tata Ruang (RUTR). “Sebab Presiden menginginkan ada satu industri di setiap kampung. Maka itu, tiga hal ini saling sinkron sehingga bisa dibangun dari sisi makronya,” katanya.

Peluang bagi kampung-kampung di Papua untuk bisa dibangun industri bagi masyarakat setempat melalui Dana Desa serta Dana Kampung dan Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai pihak.”Tentunya dengan komitmen dan dukungan dari masyarakat kampung,”ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Dr.Ir. Noack Kapisa,M.Sc mengatakan Pemprov Papua pada intinya berharap seluruh kampung di Bumi Cenderawasih dapat terakses listrik seluruhnya.

Untuk itu, peran KEIN-RI diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan sekunder tersebut.  Karena kehadiran KEIN ke Papua memastikan masalah kelistrikan di Tanah Papua tersuplai dengan maksimal kepada seluruh masyarakat di kampung.

KEIN mengumpulkan masukan dan data kemudian dilaporkan ke Presiden untuk pembangunan listrik kedepan di Papua. “KEIN membantu kita untuk melporkan ke Presiden tentang perkembangan pembangunan kelistrikan di Papua kedepan. Kita harapkan 100 persen listrik masuk kampung dapat diwujudkan,”kata Noack Kapisa.

Tahun ini, PLN menargetkan bisa menerangi sekitar 2.500 desa kampung dan sembilan ibu kota kabupaten Wilayah Papua dan Papua Barat .

Editor: LEPIANUS K/RIQUEN ES

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.