Masuk Masa Purna Tugas, Ini Pesan Gustaf Manuputty ke ASN

0
224
Gustaf Manuputty (tengah) bersama Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni usai penyerahan memori tugas di aula Sasana Karya Kantor Bupati, Jumat (1/5/2020).(Foto: Humas dan Protokol Setda Teluk Bintuni/klikpapua)
BINTUNI,KLIKPAPUA.COM– Gustaf Manuputty memasuki masa purna tugas di usia 60 tahun sebagai ASN di Pemda Bintuni. Dengan jabatan terakhir sebagai Sekda Teluk Bintuni dengan pangkat pimpinan tinggi madya, Gustaf Manuputty merasa sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang memberikan usia kesehatan untuk mengabdi kepada Negara, dan khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni.
“Apa yang ada pada diri saya terkait atribut dan fasilitas dari pemerintah harus juga saya kembalikan, karena ini amanah yang dipinjamkan untuk saya selama masih aktif sebagai ASN, ” ungkap Gustaf Manuputty usai dilakukan penyerahan memori tugas di aula Sasana Karya Kompleks Perkantoran Pemkab Teluk Bintuni, Jumat (1/5/2020).
Gustaf Manuputty mengawali karier dari tahun 1986, saat diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri, kemudian di Januari tahun 1987 diangkat sebagai Pegawai Negeri, sampai pada hari ini memasuki purna tugas dengan pas diusia pensiun.
Di masa pensiun ini dirinya ingin menitipkan tiga pesan kepada ASN. “Memang kalau tugas dan tanggung jawab itu semua sudah pasti berat, tetapi bagaimana kita menyikapi tugas itu agar bekerja dengan senang hati. Ada poin penting juga yang saya harus sampaikan, pertama kita harus selalu ada ditempat tugas, kedua apa yang menjadi perintah dari pimpinan kita harus ikuti, dan yang ketiga kita sebagai abdi Negara harus bisa memberikan contoh atau teladan yang baik kepada bawahan, rekan kerja dan masyarakat pada umumnya,” jelas Gustaf Manuputty.
Dalam melayani masyarakat, lanjut Gustaf, harus tulus, tidak asal kerja dan tidak pandang bulu atau pilih kasih. “Seorang pejabat harus bekerja sebagai pesuruh atau pelayan yang dapat melayani masyarakat dengan baik, bukan malah jadi bos. Saya berpesan kalau orang mau hormati kita maka sebaliknya kita juga harus menghormati orang itu juga,” demikian pesan Gustaf Manuputty.(rls/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.