Kuatir Dipakai untuk Caleg, Pencairan Dandes Tahap 1 Baru 61%

0
331
KLIKPAPUA.COM,BINTUNI – Pencairan Dana Desa (Dandes) tahap satu tahun anggaran 2019, Kabupaten Teluk Bintuni baru terealisasi 61 persen lebih.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung, Dinas Pemberdayana Masyarakat dan Kampung Teluk Bintuni, Agus Wiratno, Kamis (13/6/2019) mengatakan, pencairan tahap satu sedikit terlambat dilakukan karena bertepatan dengan pelaksanaan pemilu, sehingga dikuatirkan jika pencairan sebelum pemilu anggaran tersebut akan disalah gunakan.
“Untuk saat ini realisasi dana desa baru 61,85 persen yang sudah masuk dari rek kas daerah ke rekening kas kampung. Kemarin memang pencairan agak terlambat karena ada banyak anak kepala desa, dan aparat kampung yang maju pileg, jangan sampai mereka gunakan Dandes, karena itu kita antisipasi seperti itu,” kata Agus saat ditemui di acara seremonial lomba kampung tingkat provinsi di Kampung Argosigemerai, Distrik Bintuni Timur.
Menurut Agus, lambatnya pencairan juga disebabkan dari laporan aparat kampung belum ajukan permintaan.
Pencairan sisanya, kata Agus, paling lambat pada minggu ke tiga bulan ini. Karena akhir bulan Juli batas permintaan dan sudah masuk realisasi tahap dua.
“Tetapi dinas terkendala karena ada sebanyak 40 kampung belum siap baik Laporan Pertangggungjawaban (LPJ), Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) dan permintaan kampung,” ujarnya.
Pasalnya, penyaluran dana desa perlu mendapat rekomondasi dari distrik. Untuk itu kerjasama antara pemerintah distrik dan kampung sangat penting guna memperlancar proses pencairan.
“Padahal petunjuk teknis sudah jelas seperti apa alur serta pekerjaan setiap masing – masing instansi. Pendamping terkadang ada di kampung tapi kurang aktif, padahal pekerjaan ini harus jemput bola kepada masyarakat, kalau kepala distrik nya malas tahu ya kampung gak akan cair,” katanya.
Dia menambahkan, target pencairan 100 persen diharapkan akhir bulan Juni ini. (at)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.