MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Manokwari menerapkan program jemput bola serta standar layanan 15 menit guna mempercepat penyelesaian dokumen administrasi kependudukan (adminduk).
Kepala Dukcapil Manokwari, Rustam, mengatakan inovasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh warga wajib KTP dapat terlayani secara maksimal, sekaligus mengejar sisa target perekaman KTP elektronik (KTP-el) yang saat ini telah mencapai 94 persen.
“Program jemput bola kami laksanakan untuk menjangkau masyarakat di distrik dan kampung yang belum sempat melakukan perekaman. Sementara di kantor, kami terapkan standar layanan maksimal 15 menit per dokumen,” ujar Rustam di Manokwari, Rabu (4/3/2026).
Menurut dia, apabila dalam waktu 15 menit dokumen belum selesai diproses, masyarakat dapat kembali ke loket awal untuk mengetahui kendala yang terjadi. Umumnya, keterlambatan disebabkan faktor teknis pada sistem.
Selain itu, untuk mengurangi antrean dan meningkatkan kenyamanan, Dukcapil Manokwari memberlakukan sistem kerja dua sif, yakni pukul 08.00–12.00 WIT dan 12.00–15.00 WIT.
Ruang pelayanan juga telah dilengkapi pendingin ruangan agar masyarakat merasa nyaman saat mengurus dokumen.
Rustam mengakui pihaknya masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia. Saat ini Dukcapil Manokwari didukung 26 tenaga kerja.
Dalam pelaksanaan jemput bola, idealnya dibutuhkan 12 petugas agar pelayanan berjalan optimal.
“Meski dengan keterbatasan personel, kami tetap berkomitmen memaksimalkan pelayanan agar target perekaman KTP-el dapat segera tercapai,” katanya.
Dukcapil Manokwari berharap inovasi tersebut dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk melengkapi dokumen kependudukan serta memastikan tidak ada lagi warga yang tertinggal dalam pendataan.





















