Jembatan Sungai Meyof, Distrik Merdey-Teluk Bintuni Mulai Dibangun

0
61
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan secara simbolis telah memancang tiang pembangunan jembatan Sungai Meyof, Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (13/11/2020). (Foto: Ist)
BINTUNI,KLIKPAPUA.com— Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan secara simbolis telah memancang tiang pembangunan jembatan Sungai Meyof, Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (13/11/2020).
Jembatan tersebut akan dibangun sepanjang 80 meter, dengan dana awal 10 Rp miliar. “Karena adanya bencana non alam (Covid-19), tentu berpengaruh terhadap kebutuhan anggaran yang dikucurkan demi pembangunan. Dengan demikian, akan kembali ditindaklanjuti pada tahun anggaran 2021,” jelas Gubernur.
Pembangunan jembatan tersebut, menjadi bukti nyata sentuhan kasih gubernur yang ingin memperjuangkan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Papua Barat, salah satunya di Kabupaten Teluk Bintuni.
“Memang ada pemotongan akibat Covid-19 tetapi secara bertahap akan dialihkan untuk tahun depan, sehingga target tahun 2021 sudah selesai untuk jembatan ini. Jalan juga kita sudah mulai bangun sejak tahun 2018,2019,2020 dan berlanjut di 2021 mendatang dengan besaran anggaran 44 milyar bersumber dari dana otonomi khusus,” lanjut Gubernur.
Orang nomor satu di Papua Barat ini juga memaparkan langkah strategis pemerintah dalam merencanakan suatu pembangunan tentu melewati tahapan dan disusun secara baik. Hal tersebut sangatlah penting guna menghadirkan pembangunan menyeluruh di Papua Barat.
“Intinya tidak sekaligus kita membangun tetapi bertahap. Itu juga sejalan dengan visi misi pemerintah Papua Barat. Semua konektivitas harus kita bangun mulai dari jalan, jembatan, lapangan terbang, dan pelabuhan untuk kita jangkau daerah terpencil agar akses transportasi lancar dan memudahkan masyarakat,” harapnya.
Sebelum tiba di lokasi pemancangan jembatan, Gubernur Dominggus Mandacan terlebih dahulu melaksanakan pengecoran jalan. Prosesi juga dilakukan secara adat yang ditandai bunyi tembakan. “Kalau adat Arfak harus pake tembakan, itu mengadakan adat budaya suku arfak,” tutur Gubernur.
Hadirnya pembangunan jembatan Sungai Meyof nantinya akan mempermudah akses transportasi masyarakat di Distrik Merdey, Biscoop, Masyeta dan Muskona Timur.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.