Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat dr. Arnoldus Tiniap. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 melaporkan adanya penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari Kabupaten Teluk Bintuni. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat dr. Arnoldus Tiniap, Sabtu (6/6/2020) mengatakan, saat ini ada penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak tiga orang yang berasal dari Kabupaten Teluk Bintuni.
dr Arnold menyatakan dengan adanya penambahan tiga orang positif, maka jumlah keseluruhan di Papua Barat sebanyak 178 kasus, dengan rincian Kota Sorong 58 orang, Kabupaten Teluk Bintuni 48 orang, Kabupaten Sorong 41 orang, Kabupaten Raja Ampat 16 orang, Kabupaten Manokwari 8 orang, Kabupaten Teluk Wondama 3 orang, dan Kabupaten Fakfak 2 orang, dan Kabupaten Manokwari Selatan 1 orang dan Kabupaten Kaimana 1 orang.
Gambaran situasi perkembangan Covid-19, saat ini OTG mendapat penambahan 92 orang yang berasal dari Kota Sorong 70 orang, Bintuni 14 orang dan Raja Ampat 8 orang, sehingga jumlah keseluruhan 1.694 orang, yang masih dalam pemantauan 702 orang dan yang sudah selesai pemantauan 992 orang.
Untuk ODP sendiri ada penambahan 13 orang dari Kabupaten Raja Ampat 8 orang, Fakfak 4 orang, dan Kota Sorong 1 orang, sehingga jumlah keseluruhan 1.047 orang, yang masih dalam pemantauan 176 orang dan yang sudah selesai 871 orang.
Untuk PDP juga hari ini ada penambahan 1 orang dari Kabupaten Sorong, sehingga jumlah keseluruhan PDP 88 orang, yang masih dalam pemantauan ada 20 orang, dan yang sudah selesai pemantauan 68 orang.
Lebih lanjut dr. Arnold menyampaikan untuk total pemeriksaan spesimen sebanyak 1.081 orang dengan hasil pemeriksaan negative 903 orang (83,5%) orang dan positif 178 orang (16,5 %). Untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh hari ini ada 74 orang (41,6 ).
Untuk kasus yang meninggal dunia hingga hari ini, sebanyak 17 orang, berasal dari PDP 14 orang, dengan rincian Kota Sorong 8 orang, Kabupaten Manokwari 1 orang, Kabupaten Teluk Bintuni 4 orang, dan Kabupaten Raja Ampat 1 orang, ODP 1 orang yang berasal dari Kota Sorong dan positif 2 orang yang berasal dari Kota Sorong.
dr. Arnold tetap terus mengimbau kepada masing-masing kabupaten /kota untuk menyiapkan tempat karantina untuk kasus positif, bagi mereka yang sehat atau tidak ada keluhan /gejala. “Karena tidak semua kasus positif harus dirawat di rumah sakit. Rumah sakit hanya diperuntukkan bagi kasus positif yang bergejala atau ada keluhan sehingga membutuhkan perawatan atau penanganan medis tertentu,” pungkasnya.(aa/bm)