Pemkab Raja Ampat Gelar Konvoi Merah Putih di Bawah Laut

0
154
Peserta dari Kodim 1805/Raja Ampat melakukan diving saat mengikuti konvoi Bendera Merah Putih di bawah laut,depan Pelabuhan Waisai,Minggu (16/8/2020).(Foto: David/klikpapua)
WAISAI,KLIKPAPUA.COM- Dalam rangka menyambut HUT Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke – 75, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Dinas Pariwisata bersama Professional Assosiasion Of Diver Raja Ampat (Padra) menggelar Konvoi Bendera Merah Putih dibawah Laut. Kegiatan Konvoi dengan kedalaman laut sekitar 5 hingga 8 meter tersebut, berlangsung diperairan depan dermaga pelabuhan Marinda Kota Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, Minggu (16/08/2020).
Melalui laporan panitia pelaksana, Usman Sangaji, yang juga selaku pengurus Padra, mengucapkan terima kasih kepada Pemda Raja Ampat melalui kepala Dinas Pariwisata yang telah mendukung kegiatan ini dan mempercayakan pengurus Padra dalam sukseskan kegiatan konvoi bendera merah putih dibawah laut tahun ini.
“Terima kasih juga kepada sejumlah sponsor yakni, Meridien Advanture, Ibu Olga dan BKKPN Kupang Wilker Raja Ampat atas bantuan peralatan diving berupa Tabung serta beberapa pemberat untuk diving dan semua peserta yang ikut mensukseskan kegiatan konvoi dalam meyambut Dirgahayu NKRI Ke 75 di Raja Ampat, ” ungkap Usman
Sehubungan dengan situasi pandemi Covid-19, kegiatan konvoi bendera merah putih dibawah laut hanya melibatkan peserta sebanyak 20 orang yang merupakan mitra Padra yakni, TNI-AD (Kodim 1805/RA), TNI-AL (PosAL Waisai) dan Polri (Polres Raja Ampat), Basarnas, BKKPN wilker Raja Ampat, Satker Hutan Wilker Raja Ampat, BKSDA Papua Barat, KLHK Raja Ampat, Dokter RSUD Raja Ampat, KUPP Raja Ampat, BRI, Cruw Kapal LoB dan perwakilan sejumlah OPD lainnya.
“Konvoi tersebut dilakukan cukup sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Namun Tahun ini dikemas sangat unik dimana semua peserta selain menggunakan perlengkapan menyelam masing-masing, pesertapun wajib memakai atribut dinas lengkap dari instansinya serta membawa bendera merah putih berukuran kecil. Oleh kerena itu mari kita bersama-sama melaksanakan konvoi ini dengan baik,” pintanya.
Peserta konvoi Bendera Merah Putih dibawah laut foto bersama Kapolres Raja Ampat dan Kadispar di Gapura Dermaga Marinda,Waisai,sebelum lakukan diving.
Sementara itu, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, melalui Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Raja Ampat selaku pembina Padra, Yusdi N Lamatenggo, dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan konvoi bendera merah putih dibawah laut ini dalam rangka memperingati hari kemerdekaan NKRI yang ke-75. Lanjutnya, kegiatan ini merupakan hal yang biasa dilakukan setiap tahun di Raja Ampat sejak berdirinya organisasi Padra, dan sudah menjadi rutinitas karena ini keahlian mereka dibawah laut sebagai putera-puteri guide diving di Raja Ampat.  “Jadi, kegiatan pengibaran atau konvoi bendera merah putih dibawah laut ini telah menjadi rutinitas mereka setiap tahun di kabupaten Raja Ampat,”ungkapnya.
Ia menuturkan, bedahnya kegiatan tahun ini dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19 dimana kegiatan ini meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Akan tetapi, sambung Yusdi, karena masih dibatasi dengan berbagai macam aturan untuk menghindari kerumunan orang banyak, maka tahun ini pihaknya (Pemda) dan Padra melakukan peringatan Dirgahayu tahun ini berupa konvoi dibawah laut dengan secara hikmat namun jumlah peserta dibatasi. “Jadi, kita cari jalan tengah yang terbaik untuk tetap melakukan kegiatan ini dengan kecintaan kita terhadap NKRI tetapi, kita juga menghormati regulasi pemerintah pusat dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19, “terangnya
Menurut Yusdi, terkait berpedoman pada panduan protokol kesehatan, pihaknya (Pemda Raja Ampat) saat ini sedang membuat protokol kesehatan untuk wisata diving yang bekerjasama dengan Padra, yang juga ikut membantu menyusun regulasi terkait protokol kesehatan wisata khusus diving.
Dia berharap semua kegiatan termasuk kegiatan konvoi dibawah laut semua peserta mengikuti protokol kesehatan, tentunya masing- masing peserta membawa alat divingnya, sehingga tidak saling campur dengan peserta lain agar menghindari penyebaran Covid-19. Tak hanya itu, konvoi ini juga tetap menjalankan physical distancing atau jaga jarak selama kegiatan dibawah laut. “Untuk itu, sekali lagi kita berharap kegiatan hari ini benar-benar menjadi kombinasi antara kecintaan kita kepada NKRI tapi kita juga mendukung program pemerintah dalam membantu percepat Indonesia terhindar dari pandemi Covid-19,”cetusnya
Lanjut Yusdi menambahkan, kegiatan konvoi bawah laut ini juga merupakan bagian dari mempromosikan Raja Ampat. Namun disamping itu, pelaksanaan konvoi dengan menerapkan protokol kesehatan, juga sebagai pesan buat seluruh wisatawan di Indonesia bahwa, Raja Ampat juga siap untuk menyambut kunjungan wisatawan domestik di Raja Ampat.
“Kita berharap, ini menjadi moment yang terbaik dan kedepan Raja Ampat akan dibuka untuk bisa menerima kunjungan wisatawan domestik dengan berbagai macam regulasi yang dibuat untuk menjaga keselamatan semua wisatawan maupun menjaga kesehatan masyarakat dan juga menjaga keselamatan kabupaten Bahari ini. Jadi moment hari ini juga merupakan isyarat kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa dibukanya Raja Ampat agar siap untuk dikunjungi pasca kita mulai menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dibidang pariwisata, “tutup Yusdi.
Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kapolres Raja Ampat, AKBP. Andre J.W Manuputty, SIK, Kabag OPS, Kompol Achmad Rumalean, SH, Kepala KUPP Kelas II Raja Ampat, Anggiat P Marpaung beserta jajarannya, Kepala BKKPN Kupang Wilayah Kerja Raja Ampat, sejumlah Anggota TNI AL, sejumlah pengurus dan anggota Padra.(djw)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.