DPMK Mansel Harap Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Kampung Digelar di Setiap Kampung

0
Kepala Distrik Oransbari Permenas Induek saat menutup Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Kampung yang diselenggarakan DPMK, Jumat (13/10/2023).
ORANSBARI,KLIKPAPUA.com–Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Kampung yang diselenggarakan DPMK diikuti 122 orang peserta. Mereka terdiri dari kepala kampung, sekretaris dan masing-masing 3 Kaur dan Kasi dari 14 kampung se- Distrik Oransbari.
Kegiatan tersebut resmi ditutup oleh Kepala Distrik Oransbari Permenas Induek, Jumat (13/10/2023). Permenas Induek saat menutup kegiatan tersebut berpesan kepada kepala-kepala kampung untuk melaksanakan tugas dengan baik. “Kalau ada masalah harus koordinasi ke kepala distrik, jangan langsung ke Bupati atau ke Kadin DPMK,” katanya mengingatkan.
Dalam kesempatan itu, para kepala kampung yang hadir berharap, pelatihan serupa dapat dilaksanakan setiap tahun, untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam melaksanakan pemerintahan di kampung.
Sementara Kepala DPMK Mansel, Hendrik Tete Lepta mengatakan, kedepan pelatihan tersebut sebaiknya dilaksanakan di setiap kampung, agar semua masyarakat bisa mendengarkan tentang pemerintahan kampung dan penggunaan dana kampung (desa).
Sehingga masyarakat juga mengetahui dan memahami tentang peruntukan dana tersebut. “Kepala kampung, sekretaris dan perangkat kampung setelah kembali harus tertipkan administrasi pemerintahan kampung. Perlu ada papan monografi dan buku-buku administrasi,” kata Hendrik.
Hendrik juga mengingatkan aparat kampung agar bekerja sesuai tupoksi, dan materi yang telah diterima diterapkan. “Untuk kepala kampung wajib membuat laporan penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan pemberdayaan kemasyarakatan kepada Bupati lewat kepala distrik, laporan triwulan dan laporan tahunan,” katanya.
Selanjutnya, Hendrik juga mengingatkan, gunakan dana kampung secara transparan kepada masyarakat, libatkan perangkat kampung, Baperkam. “Jangan kepala kampung dan bendahara saja mengetahui dana kampung.
Untuk transparansi penggunaan dana desa perlu ada baliho dipasang di setiap balai kampung, agar masyarakat mengetahui penggunaan dana yang ada,” tutupnya. (aco)

 





Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.