Warga Distrik Kuriwamesa Sampaikan Keluhan kepada Anggota MRPB Saat Penjaringan Aspirasi

0
35
Yopi Suabey, Anggota MRPB dari Pokja Adat
MANOKWARI, KLIKPAPUA.com—  Penjaringan  aspirasi anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) yang dilakukan di Kabupaten Teluk Wondama, tepatnya di Distrik Kuriwamesa di dua kampung yakni Kampung  Yerinusi dan Ambumi mendapat banyak keluhan.
“Keluhan yang diterima saat melakukan penjaringan aspirasi, mulai tidak adanya  Bimas, Babinsa, tidak adanya rumah dinas PNS Distrik, tidak adanya sekolah Paud hingga SMP, warga meminta rumah layak huni  dan meminta perahu fiber lengkap dengan motornya,” ungkap Yopi Suabey, Anggota Pokja Adat saat ditemui klikpapua.com di kantor MRPB, Selasa ( 28/9/2021). Dikatakan bahwa banyak masalah dan keluhan yang terjadi di lingkungan masyarakat setempat.
“Saya yang berasal dari daerah pengangkatan  Kabupaten Teluk Wondama  berharap kepada pimpinan daerah Kabupaten Wondama untuk kalau bisa bekerjasama dengan kepolisian dan TNI  untuk kalau bisa   menetapkan aparat  keamanan baik Bimas dan juga Babinsa untuk dapat membantu warga masyarakat yang ada di dua kampung tersebut,” harapnya.
Selain  itu pegawai distrik, pegawai kesehatan dan warga masyarakat  mengeluh belum adanya rumah warga yang layak dihuni. Dan pegawai kesehatan dan pegawai distrik mengeluh belum adanya rumah dinas dekat dengan kantor distrik, menginggat menuju kantor distrik jauh dari tempat tinggal mereka. “Sehingga mereka meminta untuk dibuatkan rumah dinas agar mereka bisa menetapkan dan bisa bekerja melayani warga masyarakat yang berada di dua kampung tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut Yopi menyampaikan  selain masalah perumahan, dan pihak keamanan, warga masyarakat juga  meminta agar adanya sekolah Paud-SMP di kampung tersebut, menginggat untuk  anak-anak mereka yang akan bersekolah jauh dari kota sehingga  harus ditempuh dengan menggunakan longboat.
Selain itu para ibu-ibu juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Wondama khususnya dinas terkait  untuk bantuan paket perahu fiber dan motor jonson.
Ditambahkannya, pihaknya belum sempat berkomunikasi dengan instansi terkait namun dalam waktu dekat dirinya akan kembali ke Kabupaten Teluk Wondama  untuk menyampaikan aspirasi warga masyarakat Wondama kepada Pemerintah Kabupaten Wondama dan instansi terkait.
“Dari hasil penjaringan aspirasi kami ini kami akan lakukan   melakukan koordinasi kedalam lembaga untuk tindak lannjut dari hasil aspirasi kami, sehingga dari hasil pleno tersebut kami akan kembali lagi untuk bertemu dengan Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama untuk  menyampaikan aspirasi warga masyarakat yang berada di dua kampung tersebut,” pungkasnya.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.