Upacara Hari Bhayangkari ke 76 Secara Virtual yang Dipimpin Presiden Diikuti Pj Gubernur Bersama Forkopimda Papua Barat

0
61

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-76 diperingati dengan upacara bersama seluruh jajaran kepolisian yang ada di Indonesia.

Upacara dilaksanakan secara virtual, Inspektur upacara dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Pantauan klikpapua.com, upacara HUT Bhayangkara di lingkungan Polda Papua Barat yang mengikuti secara virtual dihadiri Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw, Kepala Suku Besar Arfak Dominggus Mandacan, Kapolda Papua Barat,Pangdam XVIII/Kasuari, Wakil Ketua II DPR-PB Saleh Siknun, beserta seluruh forkopimda Provinsi Papua Barat dan PJU dijajaran Polda Papua Barat, Selasa (5/6/2022) di halaman Mapolda.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam arahannya mengatakan, banyak agenda nasional yang harus didukung penuh oleh Polri. Di antaranya terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

“Agenda lain yang harus didukung penuh oleh Polri, yakni agenda G20, yang harus terus dikawal hingga puncaknya nanti KTT G20 pada November 2022 di Bali yang akan dihadiri oleh para kepala Negara di dunia serta anggota-anggota,”ungkap Jokowi.

Selain dari dua agenda tersebut, ada agenda besar lainnya, seperti pemilihan umum serentak pada tahun 2024 mendatang.
Menurutnya polri harus mengantisipasi dengan baik agenda tersebut.

“Berikan dukungan kamtibmas secara maksimal agar pesta demokrasi ini bisa berjalan dengan baik,”ucapnya.

Selain itu, untuk menghadapi tugas Polri yang semakin berat, ia meminta individu anggota Polri dan kelembagaan Polri harus terus berinovasi, adaptif, responsif dan bertransformasi menjadi institusi modern dan bersinergi dengan TNI kementerian dan lembaga-lembaga dalam menjalankan tugasnya.

“Saya perlu mengingatkan rasa keadilan dan kemanfaatan hukum harus dirasakan oleh rakyat, harus dirasakan oleh masyarakat. Polri harus mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga kamtibmas, lakukan berbagai tindakan pemolisian dengan humanis namun tegas ketika diperlukan. Jadikan penegakan hukum sebagai upaya terakhir, harus taat prosedur dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” tutup Jokowi.(aa)

SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.