Pemerintah Minta Distribusi Bantuan Set Top Box Dipercepat

0
72
Ilustrasi STB yang tersertifikasi Kemenkominfo (Dok. Kemenkominfo)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Pemerintah meminta pendistribusian bantuan set top box (STB) kepada masyarakat miskin dipercepat.
Menteri komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan akan dibentuk tim khusus untuk melakukan koordinasi dan menyeleksi data calon penerima STB. “Saya harap setelah ini langsung dibentuk timnya dan bisa langsung koordinasi untuk memasukkan data-data yang bisa diberikan kepada nanti yang menyediakan STB untuk melakukan distribusi lebih cepat,” kata Johnny dikutip dari Antara, Sabtu (4/6/2022).
Kominfo telah menyediakan satu juta unit STB yang masih dalam tahap distribusi untuk dipasangkan pada perangkat televisi masyarakat yang belum digital. Selain dari pemerintah, bantuan STB juga dilakukan oleh Lembaga Penyiaran Swasta yang menyediakan 4,2 juta STB.
Selain insfrastruktur MUX, pemerintah juga memperhatikan ketersediaan perangkat penerima siaran televisi digital agar masyarakat dapat menerima siaran televisi digital. “Jadi setelah infrastruktur TV atau multipleksing dibangun, perlu juga perangkat penerima televisi masyarakat atau dikenal dengan DVB-T2,” ungkap Johnny.
Menyeragamkan data penerima STB Kominfo perlu berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kepala Daerah untuk menyeragamkan data keluarga miskin penerima STB lebih akurat.
“Penyeragaman data pemberian bantuan Set-Top-Box kepada keluarga miskin dibutuhkan dalam rangka untuk menghasilkan fakta berbasis lapangan,” kata Johnny.
Sehingga, diharapkan kerja sama antara Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kominfo, Kemendagri serta Kepala Daerah dapat segera dilakukan. Selain data masyarakat miskin, Kominfo juga membutuhkan hasil identifikasi jumlah siaran televisi swasta dan perangkat televisi yang dimiliki masyarakat. Pemasangan STB untuk keluarga miskin juga akan dipertimbangkan atas dasar ketersediaan televisi. Bagi keluarga yang sudah memiliki perangkat televisi digital tak perlu lagi mendapatkan bantuan STB.
“Hanya kepada yang belum memiliki. Dan melalui rapat ini saya juga mengajak serta penyelenggaraan multipleksing (perusahan-perusahaan televisi) yang akan menyediakannya, sehingga bisa mendengarnya dan berkoordinasi secara langsung karena lebih banyak yang akan membaginya,” ucap Johnny. (bm)
SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.