Over Kapasitas, RSUP Papua Barat Mulai Hari Ini Tutup Sementara

0
158
Direktur RSUP Papua Barat dr.Arnoldus Tiniap
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Papua Barat tutup sementara untuk pasien Covid-19 dimulai Jumat pagi ini, karena jumlah pasien Covid-19 sudah melebihi kapasitas daya tampung rumah sakit.
Direktur RSUP Papua Barat dr.Arnoldus  Tiniap saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (9/7/2021) membenarkan bahwa Rumah Sakit rujukan pasien Covid-19 di provinsi harus ditutup sementara karena ruang rawat inap pasien sudah over kapasitas. “Karena saat ini ada 111 pasien Covid-19 yang dirawat,  kami tutup sementara karena memang tidak ada lagi tempat untuk  merawat pasien,” ungkap dr.Arnold, biasa ia disapa.
Kata dia, kapasitas daya tampung RSUP terhadap pasien Covid-19  adalah sebanyak 120 orang, hanya saja sebagian ruangan lainnya belum memenuhi standar kelayakan, sehingga daya tampungnya hanya 110 orang saja.
“Tenaga kesehatan kami juga yang terpapar Covid-19 ada 20 orang sehingga dibutuhkan juga waktu untuk proses isolasi mandiri bagi para tenaga kesehatan yang terpapar, sehingga dengan 20 nakes yang terpapar  maka berdampak juga terhadap  pelayanan kami saat menangani pasien,” ujar dr.Arnold.
Ia menambahkan saat ini juga cadangan oksigen di RSUP untuk pasien Covid-19 yang memiliki gejala sedang hingga berat sudah mulai menipis. “Namun kami sedang berusaha bersama Dinas Kesehatan  untuk penyedia isi ulang oksigen di daerah ini agar bisa ditingkatkan produksinya, ” tandasnya.
Untuk menurunkan lonjakan kasus penyebaran Covid-19 di Papua Barat tidak ada pilihan lain masyarakat harus mampu menjaga diri sendiri dengan ketat  mematuhi protokol kesehatan. “Jika masyarakat terus abai, maka upaya Satgas Covid-19 dan semua pihak akan sia-sia untuk menekan laju penyebaran virus Corona di daerah ini. Dari hasil pelacakan menunjukkan bahwa Papua Barat pekan ini tertinggi di Indonesia,” pungkasnya.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.