Legalitas Lahan Jadi Kendala Utama Pembangunan Kopdes Merah Putih di Manokwari

0
Herman Yohanis Rona, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Manokwari. (foto: Gemelin/klikpapua)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Legalitas lahan menjadi kendala utama dalam pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Manokwari.

Setiap lokasi yang digunakan untuk pengerjaan fisik wajib dihibahkan secara resmi menjadi aset kampung terlebih dahulu agar tidak memicu persoalan hukum di kemudian hari.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Manokwari Herman Yohanis Rona mengatakan, status lahan harus sah sebagai aset kampung sebelum pengerjaan fisik gerai koperasi dapat dimulai.

“Kendala utama memang pada kesiapan lahan. Status tanahnya harus sah dihibahkan menjadi aset kampung, baru pengerjaan fisik dapat dimulai,” kata Herman.

Ia menjelaskan, dari total 173 gerai Kopdes Merah Putih yang direncanakan di Manokwari, sebanyak 33 unit telah rampung 100 persen, sementara 75 unit lainnya masih dalam pengerjaan.

Sebaran fisik bangunan tersebut tersebar di sejumlah titik, dengan konsentrasi pembangunan terbesar berada di kawasan Distrik Prafi.

“Dari total 173 target, sebanyak 75 gerai saat ini dalam proses pengerjaan dan 33 gerai sudah rampung 100 persen,” ujar Herman.

Herman menegaskan, pengerjaan sisa target yang belum terealisasi akan dilanjutkan pada tahap berikutnya, sejalan dengan penyelesaian proses legalitas lahan di masing-masing kampung.

Sementara itu, pendataan yang dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Manokwari sejauh ini difokuskan pada verifikasi dan validasi kondisi fisik bangunan.

Adapun penentuan komoditas maupun jenis usaha yang akan beroperasi di setiap unit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

“Verifikasi dan validasi kami saat ini masih sebatas kelayakan bangunan fisik. Setelah pelaporan hasil validasi ini disampaikan ke tingkat pusat, barulah akan ditentukan regulasi pengisian jenis usahanya. Kami masih menunggu arahan lebih lanjut,” jelasnya.

Pembangunan fisik Kopdes Merah Putih ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara PT Agrinas Nusantara dan TNI.

Dinas Koperasi dan UMKM Manokwari saat ini terus merampungkan pemetaan lapangan guna memastikan kesiapan lahan di tiap kampung untuk menyambut pengerjaan tahap selanjutnya. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses