Dua Indikator Dukungan Warga Mengalir Terhadap HEBO

0
90
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou mengatakan ada dua inikator yang menjadi tolak ukur dukungan masyarakat Kabupaten Manokwari terhadap pasangan Hermus Indou dan Edi Budoyo.
Tolak ukur pertama adalah bertumbuhnya relawan atas dasar kesadaran sendiri dengan membentuk tim kerja yang berbasis religi, berbasis kultur, dan berbasis wilayah. “Semua relawan-relawan itu bertumbuh dengan sendirinya tanpa diperintah, tanpa disuruh. Artinya kesadaran warga untuk memberikan dukungan kepada kami itu murni datang dari hati nurani masyarakat, tanpa ada paksaan, tanpa ada tekanan dan tanpa intervensi dari kami, dan itulah demokrasi. Demokrasi harus datang dari rakyat itu sendiri supaya mereka menghasilkan kepemimpinan yang berdasarkan standar penilaian mereka,” jelas Hermus Indou yang didampingi Edi Budoyo usai melakukan kampanye terbatas bersama warga Sowi IV, Distrik Manokwari Selatan, Selasa (3/11/2020).
Tolak ukur kedua terdapat pada partai politik yang bekerja dan masih mendapatkan kepercayaan dari masyarakat di Kabupaten Manokwari dan basis-basis dukungan yang selama ini memenangkan partai politik pada pemilu legislatif lalu masih konsisten untuk memberikan dukungan kepada pasangan Hermus Indou dan Edi Budyo. “Walaupun demikian kami tetap merendahkan hati dan juga diri kami bahwasanya kalau ini datang dari Tuhan, kami tetap harus bekerja keras, kami tidak memandang remeh, bahwa kemenangan yang sudah ada ini harus bisa kami jaga,” tuturnya.
Menurut Hermus, hampir sebagian wilayah di Kabupaten Manokwari sudah dicover sedemikian rupa dan dipastikan pada 9 Desember 2020 kemenangan bukan hal yang mustahil bagi HEBO. “Makanya sekarang itu basis dukungan yang sudah ada hanya bisa dipelihara, dijaga supaya kemudian konsistensi mereka di dalam memilih pasangan kami tetap terjaga, jadi itu yang saya anggap penting dan dukungan sampai dengan hari ini mengalir,” ungkapnya.
Menurutnya, HEBO juga meyakinkan rakyat dengan program-program, tetapi tidak berjanji yang muluk-muluk terhadap rakyat. “Karena tidak mau membohongi rakyat dengan semua program yang muluk-muluk, tetapi kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang ada. Kalau keuangan kita cukup nanti kita akan beritahu rakyat kalau uang kita cukup untuk kita bisa membiayai kebutuhan mereka,  tapi kalau uang kita tidak cukup kita akan menyampaikannya secara terbuka dan jujur kepada rakyat dari para mungkin politik ini kemudian membuat kita berjanji yang berlebihan,” tegasnya.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.