Lantik Pejabat Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Ini Pesan Gubernur Dominggus

0
234
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melantik Kepala Biro, tiga kepala bagian dan 9 kepala sub bagian di Biro Pengadaan Barang dan Jasa,Jumat. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengukuhkan dan melantik Wempi Mandacan menjadi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Papua Barat. Gubernur Dominggus juga melantik tiga kepala bagian dan sembilan kepala sub bagian di biro tersebut.
Pengukuhan dan pelantikkan  Pejabat Pimpinan Tinggi Pertama, Administrator dan Pengawas pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua Barat ini berlangsung di lantai 3 ruang media center kantor Gubernur Papua Barat Arfai, Jumat  (27/03/ 2020).
Pelantikan pejabat struktural kali ini dilaksanakan sehubungan adanya perubahan struktur organisasi di lingkungan sekretariat daerah berdasarkan peraturan Gubernur Papua Barat Nomor 87 tahun 2019 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja sekretariat daerah. “Sehingga para pejabat yang sudah ada perlu dikukuhkan dan dilantik kembali disesuaikan dengan struktur organisasi yang baru,” ujar Dominggus kepada wartawan.
Pelantikan ini dilaksanakan segera, sehubungan dengan tugas-tugas pengadaan barang dan jasa yang harus segera dilaksanakan secara efisien, efektif, terbuka dan bersaing, transparan, adil tidak diskriminatif serta akuntabel.
Untuk itu gubernur berpesan kepada masing- masing pejabat yang telah dilantik agar dapat memahami tupoksinya dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, serta bekerja saling bersinergi antara pimpinan dan pejabat dibawahnya. “Yang pada akhirnya diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik,” katanya.
Selain pengukuhan kembali terdapat pejabat yang dimutasi, rotasi dan promosi yang disesuaikan dengan kompetensi, evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi.
Kegiatan pelantikan dan mutasi jajaran pejabat setiap instansi pemerintah, terang gubernur, adalah bagian dari kehidupan organisasi yang hendaknya dimaknai sebagai kepentingan organisasi. “Bukan sekedar penempatan orang untuk kepentingan tertentu, tetapi sebagai upaya peningkatan kapasitas kelembagaan, bagian dari pola pembinaan karier, upaya penyegaran dan peningkatan kinerja,” ujarnya.
Kepada pimpinan OPD Gubernur meminta agar terus meningkatkan pegawasan dan pengendalian program yang dilaksanakan. “Tunjukan kreatifitas dan tauladan serta berikan motivasi kepada bawahan agar tujuan organisasi dapat tercapai,” demikian pesan Gubernur.(aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.