Gubernur PB: Pentingnya Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Nasional

0
214
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat sambutan pada kegiatan Pencanangan Puncak Hari Konsumen Nasional Provinsi Papua Barat di Ballroom Manokwari City Mall (MCM) , Kamis (20/5/2021). (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com— Rapat Koordinasi Teknis Program Pengembangan Pertanian, Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat tahun 2021 dan Launching Program Petani Milenial Provinsi Papua Barat di buka oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Kamis (20/5/2021) di MCM.
Turut hadir juga dalam kegiatan ini Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, anggota DPD-RI Yance Samonsabra, Bupati Manokwari Hermus Indou, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura PB,  beserta tamu undangan.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan penghargaan atas kebijakan Presiden, Wakil Presiden beserta para Menteri dan semua stakeholder, yang telah mengalokasikan program dan kegiatan pembangunan pertanian, dalam mempersiapkan produksi bahan pangan, dan menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah di Papua Barat.
Rakornis ini, kata Gubernur, sangat penting dilakukan, karena akan merumuskan pola koordinasi dan sinkronisasi program yang tepat, guna mempercepat pelaksanaan program kerja pembangunan pertanian secara terpadu, cermat, dan tepat serta akuntabel. Hal ini disampaikan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat membuka Rakornis dan launching Petani Milenial di Swiss-Bellhotel, Kamis (20/5/2021).
Menurutnya rakornis ini merupakan momen yang tepat untuk  mengevaluasi pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2020,  pemantapan pelaksanaan kegiatan tahun 2021 dan  merumuskan perencanaan program kegiatan tahun 2022. “Sektor pertanian memiliki peran yang strategis dalam perekonomian Nasional. Peran strategis digambarkan melalui pelaksanaan program atau kegiatan yang menyentuh rakyat, seperti pembinaan para petani, peningkatan produktivitas komoditi strategis, menghubungkan rantai pasokan produk pertanian sampai pada konsumen, membuka peluang investasi, dan mengusahakan ekspor komoditas unggulan,” ucapnya.
Melalui sektor pertanian, jelas Gubernur, akan mempersiapkan bahan pangan bagi manusia. Bahan pangan yang dikonsumsi manusia apabila memiliki kualitas yang baik dan bergizi, maka akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.  “Hal ini berkolerasi dengan perbaikan indeks pembangunan manusia Papua Barat,” tuturnya.
Sektor pertanian lanjutnya, merupakan upaya strategis Pemerintah Provinsi Papua Barat yang dijabarkan melalui langkah-langkah operasional, antara lain, pertama, perluasan areal lahan pertanian;  kedua, penerapan teknologi budidaya yang ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas; Ketiga, penyiapan sarana prasarana pertanian,;  keempat, promosi dan sosialisasi komoditas lokal non beras (keladi, ubi jalar, ubi kayu, dan sagu); kelima, penyuluhan pertanian untuk mentransfer inovasi teknologi baru dan keenam, manajemen rantai pasok (hilirisasi) produk produk pertanian.
Harapan Gubernur melalui rakornis  ini dapat dirumuskan cara-cara metode yang tepat, buat rancangan konsep penerapan sistem pola budaya yang baik. Aplikasi teknologi pertanian yang sesuai dan melakukan koordinasi kerjasama yang melibatkan semua stakeholder dan kelompok-kelompok masyarakat untuk mengusahakan budaya pertanian mulai dari hulu sampai ke hilir. “Diharapkan kepada peserta dari kabupaten/kota agar berusaha memahami cara-cara meng-input program, melalui aplikasi atau sistem perencanaan yang ditetapkan,” pungkasnya.(aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.