Perempuan dan Anak di Bintuni Alami Kekerasan? Silahkan Mengadu ke Nomor Kontak Ini

0
BINTUNI,KLIKPAPUA.com–Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Kabupaten Teluk Bintuni telah menyiapkan forum pengaduan dan layanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan atau yang disingkat Forum Perkasa bagi para korban KDRT atau pelecehan seksual pada perempuan dan anak.
Forum Perkasa ini digagas Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Kwalitas Hidup Perempuan Cicilia Nafurbenan Amd.Keb, peserta pelatihan kepemimpinan III angkatan I sebagai inovasi aksi perubahan yang dilaunching Plt Sekda Teluk Bintuni Frans Awak, Senin (7/8/2023) di aula Woman And Child Center (WCC) Kali Kodok, Distrik Bintuni.
Cicilia menuturkan, tujuan inovasi forum perkasa ini adalah mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat, di mana wadah ini untuk memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak yang mengalami masalah kekerasan, deskriminasi, perlindungan khusus dan masalah lainnya.
Hal ini karena masih banyak korban  yang belum memahami prosedur melaporkan kasus kepada pihak berwajib (kepolisian atau pada DP3AKB)  Kabupaten Teluk Bintuni.
Outputnya melalu forum ini, terlaksananya konseling dan pendampingan, melibatkan jejaring sosial seperti SKPD terkait tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan dan organisasi lainnya.
Forum Perkasa juga menyediakan nomer kontak SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) baik telepon maupun whatshap untuk para korban perempuan bisa mengadu ke nomer kontak 081248925330 dan korban anak-anak ke nomor kontak 081340939916.
“Selain menerima pengaduan, kami juga akan melakukan pendampingan terhadap korban bagi yang mau melanjutkan kasusnya lewat jalur hukum maupun penyelesaian secara kekeluargaan,” ujar Cicilia.
Plt Sekda Teluk Bintuni Frans Awak mengatakan, kekerasan terhadap perempuan dan anak, harus ditangani serius dan memerlukan kerjasama yang baik dari semua pihak, yakni keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, dunia usaha, pemerintah baik di tingkat kabupaten, distrik hingga kampung.
“Saya berharap forum perkasa ini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menghadirkan negara, dalam menjawab tantangan kekerasan ibu dan anak,” kata Frans.
Sekda juga mengajak, untuk sama-sama membangun berkomitmen, memperkuat jejaring koordinasi antar stakeholder yang merupakan faktor penting dalam proses pencegahan dan penanganan kasus dimaksud.
Pasca dilaunching, inovasi aksi perubahan jangka pendek ini akan melalui tahapan realisasi di lapangan selama kurang lebih 2 bulan, untuk kemudian di sosialisasi kan hasilnya kepada publik. (dr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.