Pandemi Covid-19, Bupati Kasihiw : Pemangkasan APBD untuk Menyelamatkan Manusia 

0
51
Pilkada Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw. (Foto: klikpapua)
BINTUNI,KLIKPAPUA.COM— Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Teluk Bintuni tahun 2020, dipangkas dan dialihkan untuk penanganan menyelamatkan masyarakat dari pandemi ini.
Pada kegiatan penyaluran bantuan modal usaha, bantuan keagamaan, dan menyerah secara simbolis Mobil Bus sekolah, di Gedung Serba Guna (GSG), Kota Bintuni, Selasa (22/9/2020), Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw menegaskan bahwa  di masa pandemi Covid-19, presiden perintahkan menteri, para gubernur, dan bupati/ wali kota, untuk menjalankan dua program.
“Yang pertama bagaimana orang bisa sehat terhindar dari korona, kalaupun bisa yang sembuh harus lebih banyak daripada yang meninggal, artinya kalau sudah tolong manusia dan meninggal itu adalah kuasa Tuhan, tapi tugas kita menolong, jadi program kita dari APBD kita lakukan pemangaksan – pemangkasan untuk program menyelamatkan nyawa manusai dari korona,” katanya.
Kemudian selanjutnya kata Bupati, program ke dua yakni pemulihan ekonomi di masa Covid -19 yang sudah mewabah seluruh dunia. Pasalnya harus ada program kegiatan yang bisa meningkatkan daya beli masyarakat. “Pemulihan ekonomi, jangan sampai orang mati karena lapar, bukan karena korona, nah ini lah yang menjadi perintah bapak presiden kepada seluruh kepala daerah juga kementerian,” katanya lagi.
Oleh karena itu, kata bupati, anggaran bantuan keagamaan dan modal usaha tahun ini berkurang. Nominalnya lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya.  “Untuk bantuan pembangunan sarana keagamaan, tahun lalu bisa sampai dua tiga miliar, sekarang kita batasi paling tinggi Rp 1 miliar, bantuan modal usaha juga berkurang, dari Rp. 5 juta perunit usaha perorangan menjadi Rp. 4 juta, karena yang mengajukan bertambah banyak dan harus kita selamatkan itu, supaya ekonomi bisa tumbuh,” pungkasnya. (at)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.