BINTUNI,KLIKPAPUA.com – Sebagai upaya memperkuat silaturahmi dan soliditas kader dan simpatisan, juga sebagai bentuk rasa syukur, pengurus DPD I Partai Golkar Papua Barat bersama DPD II Golkar Teluk Bintuni menggelar Safari Ramadan 1447 H / 2026 M, di Masjid At-Taqwa-SP2, Kampung Korano Jaya, Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni.
Kegiatan ini diisi dengan silaturahmi bersama pengurus dan kader Partai Golkar, santunan bagi anak yatim, janda dan lanisa, juga diperkuat dengan tausiah, serta buka puasa bersama yang dipimpin Ustadz Noor Faisal.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri lebih kurang 300 peserta, yang terdiri dari pengurus, kader, simpatisan, serta masyarakat serta penerima manfaat santunan program Partai Golkar, sebagaimana doktrin karya kekaryaan dan filosofi Partai Golkar yang menekankan kerja nyata, karya, untuk kesejahteraan rakyat, yang setara dengan amal shalih.
Dimana dalam kesempatan itu, oleh Partai Golkar menyerahkan bantuan sekitar 200 paket dan santunan kepada anak yatim, janda dan lanjut usia.
Dalam sambutannya, Bupati Teluk Bintuni yang juga Ketua Harian DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menyambut kedatangan rombongan Partai Golkar dari tingkat Provinsi Papua Barat dengan penuh kehangatan.
Yohanis menyebut, kehadiran pengurus DPD Partai Golkar di Tanah Sisar Matiti, adalah sebagai bukti kuat berbagi kebahagiaan, serta memperkokoh persatuan dan kebersamaan di bulan suci bersama masyarakat.
“Kami bahagia, kami senang, dan kami bersyukur dapat berkumpul bersama dalam kegiatan Safari Ramadan Partai Golkar,” ucap Yohanis.
Kata Anisto–sapaan akrabnya–bahwa di momentum bulan suci Ramadan bukan sekedar untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai kesempatan memperbaiki diri serta memperkuat kepedulian dan empati kepada sesama.
“Kegiatan Safari Ramadan ini pun menjadi wujud nyata komitmen sosial Partai Golkar untuk hadir di tengah masyarakat, berbagi kebahagiaan, dan menumbuhkan semangat kemanusiaan,” ucap Yohanis.
Salah satu sorotan utama acara adalah perhatian khusus kepada anak-anak di Kampung Korano Jaya dan Bumi Saniari. Yohanis dalam kesempatan itu juga memberikan pesan inspiratif kepada mereka, menyebutkan bahwa mereka adalah generasi yang hebat, kuat, dan istimewa.
“Tetaplah semangat belajar, rajin beribadah, dan teruslah berani bermimpi untuk masa depan yang lebih baik. Kalian tidak sendiri, banyak orang yang peduli, menyayangi, dan mencintai kalian. Mudah-mudahan dengan doa, usaha, dan ketekunan, kalian akan menjadi generasi yang membanggakan bagi keluarga, daerah, dan bangsa Indonesia,” ujar Yohanis.
Acara ini juga mengaitkan semangat berbagi dengan peran strategis Kabupaten Teluk Bintuni sebagai pusat energi nasional melalui keberadaan kilang Gas LNG Tangguh.
Yohanis juga menekankan bahwa keberkahan tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga harus dibagikan kepada orang lain, sesuai dengan nilai-nilai Ramadan.
Selain itu, ia juga menyampaikan rasa syukur atas kepemimpinan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, yang dalam program kekaryaannya memastikan pasokan energi dalam negeri tetap aman di tengah dinamika geopolitik global.
“Kilang Gas Tangguh di Teluk Bintuni tidak hanya menopang kebutuhan energi Indonesia, tetapi juga menjadi pemasok penting bagi kawasan Asia Pasifik, dengan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Teluk Bintuni, dan wilayah Papua Barat secara keseluruhan,”paparnya.
Lebih jauh, Yohanis menyoroti pentingnya gotong royong dan solidaritas sosial dalam membangun masyarakat yang harmonis. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada hari ini saja, tetapi menjadi inspirasi bagi seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, dan menghadirkan kebahagiaan, terutama bagi anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
“Kiranya Tuhan Yang Maha Esa terus menolong kita semua untuk terus bersatu, terus berjuang, dan membangun Indonesia—dan saya khususnya membangun Tanah Sisar Matiti yang dicintai bersama-sama,” tandas Yohanis. (rls)





















