Bahas Isu Kamtibmas Jelang Pilkada dan Otsus, Pemda Bintuni Gelar Coffee Morning

0
300
Pilkada Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw. (Foto: klikpapua)
BINTUNI,KLIKPAPUA.COM – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menggelar Coffee Morning bersama Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, adat, agama, perempuan, pemuda, dan tokoh lainnya di Aula Sasana Karya, Kantor Bupati SP 3, Distrik Manimeri, Senin (31/8/2020).
Dalam pertemuan tersebut ada 2 topik yang dibahas yakni terkait keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Pilkada tahun 2020, dan isu Otonomi Khusus (Otsus) yang akan berakhir 2021.
Terkait dengan Pilkada Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas, kekeluargaan dan persatuan, meskipun beda pilihan. Sementara mengenai isu Otsus, Bupati mengatakan ini merupakan hak khusus bagi masyarakat asli Papua.
Untuk itu, Bupati Kasihiw berpesan kepada orang asli Papua di Teluk Bintuni agar bisa menyampaikan aspirasi dengan cara – cara kekeluargaan, damai, sejuk dan bijaksana.
“Saya berharap kita sepakat sama – sama menjaga Kabupaten Teluk Bintuni  dari mulai pesisir sampai pegunungan – pegunungan, visa berjalan secara baik, normal, damai, sejuk, dan kekeluargaan. Karena kita harus sadari bahwa kabupaten ini terbentuk mempunyai tujuan yaitu untuk menghadirkan  kesejahteraan di tanah ini (Papua) bagi semua orang,” kata Bupati saat memberikan sambutan.
Sementara itu usai kegiatan, Bupati Kasihiw mengatakan dari pertemuan tersebut ia bisa mengambil hal penting terkait reaksi dan aspirasi yang muncul dari masyarakat dan itu akan dirangkum untuk jadi bahan masukan bagi pemerintah.
Sementara itu terkait UU otsus kata bupati selama ini telah terjadi miss komunikasi. Diakuinya ini kelemahan dari apratur pemerintah, yang kurang sosialisasi kepada masyarakat. “Ada yang beranggapan undang – undang Otsus akan berakhir, ini memang kelemahan dari aparat pemerintah, yang memang harusnya menyampaikan itu dengan baik, pada saat tahapan sosialisasi,” katanya.
Bupati mengatakan telah merangkum sejumlah aspirasi yang telah disampaikan pada pertemuan itu. Serta memastikan akan membuat satu pertemuan khusus dan Bintuni sebagai tuan rumah dalam rangka evaluasi pelaksanaan Otsus. “Undang – undang Otsus tetap ada, tugas kita memperbaiki beberapa pasal, terkait yang belum mampu menjawab aspirasi masyarakat asli Papua,” pungkasnya.
Turut hadir Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Hans R. Irawan, Dandim 1806 Teluk Bintuni Letkol Arm Fence Donatus Marani, Kajari Teluk Bintuni Marthen Tandi, Waket II DPRD Teluk Bintuni Yohanis Pongtuluran, Plt. Sekda Frans N. Awak, para asisten dan sejumlah pimpinan OPD, serta tamu undangan yang hadir. (at)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.