185 OTG di Bintuni Tersebar di Tiga Distrik, Terbanyak Distrik Bintuni 

0
293
Update kasus Covid 19 di Kabupaten Teluk Bintuni
BINTUNI,KLIKPAPUA.COM – Sesuai data Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni, ada sekitar 185 Orang Tanpa Gejala (OTG), hingga Rabu(13/4/2020). Dalam rilisnya, 185 OTG tersebut tersebar di Tiga distrik. Terbanyak yakni Distrik Bintuni berjumlah 114 orang, Manimeri 49 orang dan Babo 22 orang.
Dari jumlah 185 OTG, sebanyak 4 orang merupakan tenaga medis dan 17 orang pegawai instansi swasta yang ada di RSUD Teluk Bintuni. Meningkatnya jumlah OTG ini, setelah  tim medis melakukan serangkaian skrining rapid tes kepada ratusan orang yang diduga ada kontak erat dengan ODP, dalam kurun waktu dua minggu terakhir.
Menurut Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni, dr. Wiendo bahwa meningkatnya OTG juga disebabkan karena ada dua orang dalam pemantauan (ODP) yang diduga telah melakukan kontak dengan banyak orang.
Hasil penelusuran ODP dengan inisial MRS 29 tahun dan RID 55 tahun di Bintuni Timur, yang hasil pemeriksaan Rapid Test di RSUD Bintuni adalah Reaktif, ada sebanyak 181 orang yang melakukan kontak erat. Hasil pemeriksaan rapid tes terhadap 181 orang tersebut ada sebanyak 49 yang dinyatakan reaktif.
“RSUD Bintuni bekerja sama dengan puskesmas Bintuni dan puskesmas Manimeri untuk melakukan pelacakan terhadap orang yang pernah kontak dengan kedua ODP tersebut dalam 2 minggu terakhir dan melakukan pemeriksaan Rapid Test. Jumlah warga yang yang pernah kontak dengan kedua ODP tersebut dalam 2 minggu terakhir dan diperiksa Rapid Test di RSUD Bintuni, Puskesmas Bintuni dan puskesmas Manimeri,” katanya.
Sementara hasil skrining dengan Rapid Test COVID-19 terhadap 98 orang pegawai instansi swasta di RSUD Bintuni didapatkan hasil Reaktif pada 17 orang. Semua orang yang hasil rapid tes rekatif ditetapkan sebagau OTG dan mulai menjalani isolasi mandiri sejak tanggal 11 Mei 2020 selama 14 hari. Diberikan multivitamin, dipantau gejala setiap oleh puskesmas Bintuni.
Untuk pengambilan sampel dari swab hidung, swab tenggorokan dan dahak, dijadwalkan tanggal 11 Mei dan 12 Mei 2020 untuk pemeriksaan PCR di RSUD Bintuni dan BBLK Makassar. Petugas juga direncanakan akan melakukan penelusuran kontak serumah terhadap semua OTG.  Di Kabupaten Teluk Bintuni, dari total 24 distrik, dilaporkan baru 3 distrik yang sudah masuk Zona Merah atau telah terpapar Covid-19. Jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 19 orang, sampai dengan saat ini belum ada yang dinyatakan sembuh. (at/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.