Dukung UMKM dan Ecotourism, BI Beri Bantuan kepada 2 Kelompok Sanggar di Raja Ampat

0
515

 

RAJA AMPAT,KLIKPAPUA.com–Sebagai mplementasi kontribusi strategis dalam mendorong sektor ekonomi pendukung UMKM dan ecotourism berbasis ekonomi hijau, Bank Indonesia memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada Pengelola Rumah Sanggar Kreasi Mankobon dan Kelompok Sanggar Tari Mbilin Kayam di Raja Ampat.

Kelompok Sanggar Kreasi Monkobon berdiri pada tahun 2018. Ketua Sanggar Monkobon,  Isak Lewi Burdam mengembangkan sanggar tersebut bukan hanya sebagai sanggar musik tradisional, namun juga sebagai sanggar tari dan berbagai kerajinan tangan. Sanggar ini telah diundang dalam berbagai macam acara, baik yang dilaksanakan oleh Pemda maupun instansi setempat.

Pemberian bantuan sarana dan prasarana kepada Kelompok Sanggar Kreasi Monkobon dan Kelompok Sanggar Tari Mbilin Kayam merupakan tindak lanjut dari proses pendampingan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat terhadap UMKM yang telah dibina melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

Rumah Sanggar Kreasi Mankobon merupakan upaya Bank Indonesia untuk mempertahankan dan melestarikan budaya Papua melalui kreasi seni musik tradisional di Kampung Saporkren Raja Ampat.

“Rumah Sanggar Kreasi ini kami harap dapat dioptimalkan dalam rangka melestarikan kebudayaan asli daerah, serta dapat menjadi wadah mengembangkan seni budaya Papua,”ujar Bupati Raja Ampat, H. Abdul Farsi Umlati.   

Pada kesempatan yang sama, Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo mengajak seluruh warga di Saporkren agar tetap menjaga budaya dan adat istiadat secara baik dari generasi ke generasi, sehingga tidak hilang atau punah. Budaya dapat mendatangkan penghasilan bagi masyarakat melalui kreasi-kreasi budaya di daerah pariwisata.

Dalam sambutannya, ia mengatakan “Wisata Raja Ampat sudah dikenal secara internasional. Keindahannya juga sudah diakui khususnya keindahan bawah laut. Kami mengharapkan penguatan sinergi antara Bank Indonesia bersama pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten/kota, kementerian/lembaga terkait lainnya dapat lebih ditingkatkan agar budaya-budaya di Raja Ampat dapat dipertahankan dan dikembangkan, sehingga mendatangkan income dari wisatawan atau pengunjung,”ujarnya. 

Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Papua Barat senantiasa hadir mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM dan Ecotourism berbasis. (rls/bm)

SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.