Cegah Longsor, Polsek Anggi Ajak Warga Imbretti Tanam Pohon

0
398
Kapolsek Anggi, Lukas Rosihol, SH mengajak warga Kampung Imbretti, Distrik Minyambouw tanam pohon.

PEGAF,KLIKPAPUA.COM– Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) merupakan salah satu daerah di Papua Barat yang berada pada dataran tinggi.

Warga di 10 distrik dan 166 kampung yang berlatar belakang sebagai petani banyak memanfaatkan lereng gunung sebagai lahan pertanian. Hutan dibakar dan dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai tempat mengais  rupiah. Selain itu, warga di Pegaf juga memanfaatkan lereng gunung sebagai tempat bermukim.

Hal ini membuat kekhawatiran dari berbagai pihak, lantaran struktur tanah di negeri atas awan Papua ini tidak stabil. Kondisi tanah yang berbatu dan berpasir dapat dengan mudah mendatangkan bencana longsor sehingga dapat menghilangkan nyawa dan harta benda.

Kondisi ini menarik perhatian polisi sektor (Polsek) Anggi.  Seperti yang terekam oleh kamera, Rabu (14/8/2019), Kapolsek Anggi dan beberapa anggotanya mengajak warga Kampung Imbretti, Distrik Minyambouw, untuk menanam pohon di kebun warga yang berada di lereng gunung.

Anggota Polsek Anggi memberikan dan menanam langsung bersama warga  50 pohon (Besi, Matoa, Rambutan, dan Langsat).

Kapolsek Anggi, Lukas Rosihol, SH, mengatakan, kegiatan tersebut di laksanakan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk kepedulian Polri untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak di inginkan akibat dari pemanfaatan hutan secara berlebihan oleh masyarakat. “Banyak masyarakat yang memanfaatkan gunung untuk lahan pertanian, tapi mereka tidak sadar akan bencana yang timbul akibat pemanfaatan hutan secara berlebihan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, dia juga mengingatkan masyarakat setempat untuk tidak memanfaatkan hutan dengan semaunya. “Kami tidak melarang, tapi kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi membuka lahan di lereng-lereng bukit yang dekat dengan pemukiman, karena nanti imbasnya langsung kepada pemukiman masyarakat,” katanya. (rsl)

Editor: BUSTAM   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.