Dominggus Mandacan : Saatnya Perempuan Arfak Diberdayakan Disegala Bidang

0
931
Kepala Suku Besar Arfak yang juga Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan disambut adat oleh masyarakat Mansel saat hendak melantik Badan Pengurus Perempuan Arfak Kabupaten Manokwari Selatan, Sabtu (11/5/2019). (Dok. Biro Humas & Protokol Papua Barat)

KLIKPAPUA.COM, MANOKWARI – Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan, meminta Badan Pengurus Perumpuan Arfak untuk melakukan konsolidasi organisasi dan menjabarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga  (AD/ART) organisasi.

Ini disampaikan Dominggus Mandacan yang juga Gubernur Papua Barat saat melantik Badan Pengurus Perempuan Arfak Kabupaten Manokwari Selatan, Sabtu (11/05/2019) di Pandopo Kantor Bupati Mankwari Selatan.

Gubernur mengatakan, sudah saatnya perempuan Arfak diberdayakan di segala bidang, terutama yang berhubungan dengan kerohanian, sebab melalui sisi rohani akan terbentuk kualitasi iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan demikian, segala hal yang berhubungan dengan lingkungan kemasyarakatan dapat berjalan dengan aman dan harmonis.

“Perempuan Arfak harus aktif dalam semua kegiatan, kita jangan sampai tertinggal, musti banyak belajar dengan kerukunan perempuan lainnya yang sudah terbentuk di Papua Barat,” tutur Dominggus Mandacan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap perempuan Arfak, gubernur saat itu juga langsung menunjuk 30 orang perempuan perwakilan dari Manokwari, Pegaf dan Manokwari Selatan untuk mengikuti kursus salon atau kecantikan di Manokwari, dengan pembiayaan dari uang pribadi gubernur.

“Perempuan Arfak harus buka salon kecantikan, saya (gubernur,red) sudah melakukan survey di Mansel, Pegaf maupun Manokwari, saat ini belum ada salon kecantikan yang ditangani oleh perempuan Arfak. Kita harus mampu bersaing,” tegas Dominggus Mandacan.

Lebih lanjut kata gubernur. “Keluarga besar Arfak sejauh ini telah lupa diri, padahal jumlah kita sesuai dengan data penduduk kurang lebih 75 ribu orang, namun pada pemilihan legislative kita malah memilih orang lain dengan imbalan beras, supermi bahkan uang 100 ribu.  Kita kalau serius dan mempunyai persatuan, segala lini dapat kita tempati, baik itu di pemerintahan maupun politik. Perempuan Arfak kalau kompak pasti pemilihan kemarin ada perwakilan di DPR kabupaten maupun provinsi,” pungkas  Dominggus Mandacan.

Pada kesempatan itu, Dominggus Mandacan mengimbau kepada para pemilik hak ulayat untuk dapat menggunakan lahannya untuk hal – hal yang nantinya akan ada kontribusi, misalnya buka lahan pertanian atau jenis usaha lainnya yang bermanfaat.

“Kita harus menjaga kelestarian hutan serta pemanfaatan lahan dengan baik, karena bila kita salah gunakan lahan, maka kedepan kita akan diperhadapkan dengan bencana alam. Kita harus jaga mata air dengan baik agar kita tidak  kita tidak mengeluarkan air mata,” pesan gubernur.

Sementara Ketua Perempuan Arfak Papua Barat Sarce Maidodga dalam laporannya mengatakan, setelah melakukan pelantikan di Kabupaten Mansel, pihaknya juga akan melakukan pelantikan perempuan Arfak di Kabupaten Teluk Bintuni dan Tambrauw.

Dirinya terus berharap adanya bantuan serta uluran tangan dari pemerintah maupun para pengusaha asli Arfak, guna suksesnya kegiatan tersebut.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.