Waterpauw Ingin Papua Barat Keluar dari Masalah Miskin Ekstrem

0
76
Apel perdana mengawali tugas Penjabat Gubernur Papua Barat di halaman upacara kantor Gubernur, Senin (23/5/2022). (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Provinsi Papua dan Papua Barat masih masuk dalam miskin ekstrem pertama dan kedua di seluruh Indonesia.
“Kita di Papua dan Papua Barat masih ditemukan kelompok ekstrem lemah, miskin ekstrem (pendapatan masyarakat yang  masih di bawah rata-rata saudara-saudara yang miskin), artinya sangat miskin,” kata Pj.Gubernur Papua Barat,Paulus Waterpauw, Senin (23/5/2022).
“Sehingga tidak enak kalau di pusat itu setiap kali ada rapat pimpinan selalu dibacakan bahwa Papua dan  Papua Barat menduduki rangking pertama dan kedua sebagai wilayah yang  masih sangat miskin,” ungkapnya.
Sehingga ada banyak hal yang perlu dikerjakan. Waterpauw mengajak penjabat, sebagai pengelolah pemerintahan untuk bangun, bangkit bersinergi bersama untuk menjawab hal ini semua.
Pj Gubernur berharap bersama-sama penjabat bupati dapat bekerja satu tahun  kedepan  untuk menjawab hal-hal  yang menjadi program nasional ini. Karena jika gagal di daerah, maka kita tidak maksimal mengangkat persoalan ini. “Maka  secara nasional ini  mempengaruhi  penilaian-penilaian para pihak dianggap nanti  pemerintah dan negara gagal  dalam  menjalankan tugas-tugas  perannya.
Padahal sebenarnya kegagalan itu ada pada  kita, kita-kita yang ada di ujung terdepan yang menjadi perpanjangan tangan Negara yang  menjadi perpanjangan pemerintah pusat yang tidak bisa menterjemahkannya itu, ” ucapnya.
Sebagai penjabat Gubernur dirinya menitip pesan kepada penjabat bupati dan semua perangkat untuk selau berkomunikasi via whastapp (wa) atau telepon untuk semua permasalahan. “Kalau memang tidak ada solusinya maka akan kita bawa ke pusat untuk minta solusi-solusi  untuk bisa dilakukan bersama dalam rangka menjaga kelanjutan kehidupan  masyarakat kita,” pungkasnya.(aa)
SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.