Presiden Jokowi: Dalam Situasi Sulit Ini, Kehadiran dan Keterlibatan Polri Sangat Dibutuhkan

0
313
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui vicon. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berterima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian, pengorbanan dan sumbangsih Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya mengajak kita semua untuk mendoakan para prajurit Polri yang gugur dalam tugas, agar diberikan tempat yang mulia disisi Tuhan Yang Maha Esa, serta kepada seluruh personel Polri dan keluarganya senantiasa diberikan kesehatan.  Sebagai bangsa pejuang, kita tidak boleh cepat menyerah dalam menghadapi permasalahan dan tantangan yang ada,” ujar Presiden Joko Widodo dalam amanatnya saat memimpin peringatan HUT Bhayangkara ke-47 yang diikuti serentak Polda di seluruh Indonesia melalui video conference dari Istana Negara, Rabu (1/7/2020).
Presiden menyampaikan saat ini pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia, dan ini merupakan cobaan yang berat, namun harus tetap bekerja keras untuk mengatasi permasalahan kesehatan maupun permasalahan ekonomi. “Dalam situasi yang sulit sekarang ini, kehadiran dan keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat dibutuhkan. Mulai dari jajaran Mabes Polri, Polda, Polres dan Polsek, sampai Bhabinkamtibmas di desa-desa, harus ikut aktif terlibat dalam mengajak masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan,” tutur Presiden.
Presiden mengharapkan agar Polri harus aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial.  Tentu saja Polri juga harus tetap menjaga dan meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat agar situasi tetap kondusif, aman dan damai.
“Perlu saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang paling utama. Keselamatan dan kepentingan rakyat adalah hukum tertinggi. Salus Populi Suprema Lex Esto.  Kerjakan tugas kemanusiaan ini secara persuasif dan humanis,  namun harus tetap waspada, cepat tanggap, dan tegas dalam menangani setiap pelanggaran hukum, dengan menjaga profesionalitas dan kepercayaan rakyat. Saya juga perintahkan kepada jajaran Polri, Kejaksaan, KPK, dan Lembaga Pengawas Internal Pemerintah, untuk terus memperkuat sinergi satu sama lain,” harap Presiden.
Presiden juga meminta pelaksanaan program penanganan Covid-19 ini dibantu percepatannya dan diawasi penggunaan anggarannya, karena alokasinya anggarannya sangat besar yaitu Rp 695,2 triliun, bahkan bisa lebih besar lagi jika diperlukan.
Aspek pencegahan penyalahgunaan anggaran tersebut harus lebih dikedepankan. “Jangan menunggu sampai terjadi masalah. Kalau ada potensi masalah segera ingatkan. Tapi kalau sudah ada niat buruk untuk korupsi dan ada mens reanya maka harus segera ditindak. Silakan digigit saja. Apalagi dalam situasi krisis sekarang ini, tidak boleh ada satu pun yang main-main,” tegas Presiden.
Hari Bhayangkara ke 74 dengan tema “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif,” yang diperingati di Polda Papua Barat dihadiri Gubernur Papua Barat, Pangdam Kasuari XVIII, Kejati Papua Barat,  Danlatamal XIV,Fasharkan Manokwari, Ketua DPR-PB yang diwakili, Bupati Manokwari yang diwakili, Bupati Manokwari Selatan, Bupati Pegaf yang diwakili serta PJU Polda Papua beserta tamu undangan.(aa/bm)
Editor: BUSTAM
SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.