Pilkada Manokwari, Warga Padarni Nyatakan Dukungan ke HEBO 

0
42
Kedatangan Calon Bupati Hermus Indou disambut tarian adat warga yang berada di Jalan Manado, Distrik Manokwari Barat. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Kali ini giliran Kelurahan Padarni yang dikunjungi tim pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, Hermus Indou-Edi Budoyo. Kedatangan Calon Bupati Hermus Indou disambut tarian adat warga yang berada di Jalan Manado, Distrik Manokwari Barat.
Warga yang berada di RT01, RT02, RT03 dan RW05 Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat, memberikan dukungan penuh untuk pasangan HEBO. Hal ini terungkap saat Hermus Indou melakukan tatap muka bersama warga di Jalan Manado, Senin (12/10/2020).
Perwakilan Tokoh Pemuda Kelurahan Padarni, Esyon Tata yang mengatakan, ada 20 aspirasi yang diharapkan dapat diwujudkan Hermus Indou dan  Edi Budoyo bila memimpin.
Aspirasi mereka yakni, membutuhkan air bersih, meminta tanah pemerintah yang ada di lingkungan tersebut dihibahkan kepada warga. Membutuhkan rumah layak huni, membutuhkan drainase lingkungan dan penyediaan satu paket jalan cor lingkungan di RT1/RW 5.
Selanjutnya, dibutuhkan Balai Pertemuan Warga RW 5, dibutuhkan Posyandu Balita, 1 unit ruang PAUD kelompok belajar ceria, penyediaan beasiswa bagi putra-putri Papua di lingkungan RW 5 Padarni, dibutuhkan pengembangan potensi pemuda melalui olahraga dan pelatihan atau kursus wirausaha, meningkatkan usaha Mama Papua melalui penyediaan pondok pinang dan modal usaha, meningkatkan usaha kelompok nelayan melalui penyediaan sarana prasarana dan alat tangkap, meningkatkan usaha kelompok para mama Papua penjual makanan tradisional dan sayur-mayur di pasar rakyat, menyediakan 1 unit lapangan futsal dan kostum olahraga bagi pemuda lingkungan.
Kemudian, menyediakan satu set alat musik keyboard bagi kelompok seni pemuda, membutuhkan lapangan pekerjaan bagi warga masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan melalui penyedia informasi tes CPNS dan tenaga honorer di kantor bupati.
Selanjutnya membuka lapangan pekerjaan melalui pemberian bantuan modal usaha bagi para kelompok usaha, dibutuhkan pengelola atau penjaga bangunan pasar rakyat yang ada di lingkungan, agar dapat dikelola oleh kelompok warga RW 5. “Dan diberikan kuota wisata rohani ke Israel bagi kaum Nasrani dan juga bagi kaum Muslim untuk ke Mekkah. Demikian aspirasi ini kami sampaiikan semoga bisa diwujudkan,” tuntas Esyon.
Menanggapi aspirasi tersebut Hermus Indou mengatakan, kedepan dalam pemerintahannya bersama Edi Budoyo akan lebih difokuskan untuk menyediakan program yang menjawab aspirasi-aspirasi masyarakat Kelurahan Padarni, juga warga Manokwari secara umum.
Aspirasi warga akan diinventarisir dan jadikan program pembangunan dalam kepemimpinan HEBO. “Kondisi perumahan dan air bersih di sini tetap akan kita perhatikan dan sesuai kemampuan anggaran kita akan realisasikan sesuai konsep yang kita siapkan sebelum kita implementasikan,” ungkap Hermus.
Hermus percaya kedepan, daerah dilingkungan Padarni akan mengalami perubahan berdasarkan peran dan perjuangan pemerintah. Karena disadari tanpa usaha dan upaya maka perubahan itu tidak akan terjadi, semua diawali dari peran pemimpin. “Maka saya ajak sukseskan HEBO di Pilkada Manokwari, datang ke TPS dan memilih pemimpin yang kita mau melalui ajakan roh kudus tanpa ada paksaan dari siapapun,” ajak Hermus.
Hermus juga menyampaikan 4 program yang dianggap perioritas, meliputi pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, dan infrastruktur. Ini merupakan program lima tahun kedepan. Juga program unggulan yaitu pertama mendorong dan mempercepat pembentukan Kotamadya Manokwari, mempersiapkan Warmare, Prafi, Masni, Sidey (Warmpramasi) untuk menjadi ibukota Kabupaten Manokwari.
“Ini menjadi penting agar menciptakan banyak dapur agar melayani masyarakat kita dengan baik. Kemudian kita juga mau ciptakan sekolah berpola asrama, kita akan evaluasi SMPN yang ada di Manokwari, minimal ada 3 sekolah SMP yang kita jadikan sekolah berpola asrama untuk mendidik dan mempersiapkan masa depan anak-anak kita jauh lebih bagus,” ucapnya.
Ketika tinggal di sekolah berpola asrama, menurut Hermus, para siswa ini akan dijaga, dididik, tidak berkeliaran, karena lingkungan sangat berpengaruh. “Mereka bisa minum mabuk dan hal-hal negatif lainnya. Ini yang jadi kendala ketika mereka mau tes polisi dan tentara, mereka banyak yang gagal. Kita berharap kita membangun dasar yang baik untuk anak-anak kita. Kita harus pastikan agar anak-anak kita mau sekolah di sekolah yang unggul, tidak hanya SMPN, melainkan untuk SMP swasta kita baik YPK,YPPK bahkan YAPIS, kita akan dorong semua itu agar kita bisa bersaing dengan yang lain,” tutupnya.(aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.