Pemkab Mansel dan Keluarga Markus Waran Bantu Pembangunan Auditorium STT Erikson-Tritt Manokwari

0
108
Bupati Manokwari Selatan Markus Waran meletakkan batu pertama pembangunan auditorium STT Erikson-Tritt Manokwari, Jumat (22/4/2022). (Foto: Andi/klikpapua)
MANSEL,KLIKPAPUA.com Bupati Manokwari Selatan Markus Waran hadiri peletakan batu pertama pembangunan auditorium STT Erikson-Tritt Manokwari, Jumat (22/4/2022.)
Bupati Markus Waran dalam sambutannya, mengatakan, pembangunan auditorium STT Erikson-Tritt sangat penting bagi warga GPKAI. Sehingga, Pemerintah Manokwari Selatan dan warga masyarakat sangat mendukung pembangunan auditorium ini .
Untuk mendukung pembangunan pembangunan auditorium STT Erikson-Tritt, Pemerintah Manokwari Selatan menyumbangkan dana sebesar Rp500 juta dan sumbangan dari keluarga Bupati Markus Waran sebesar Rp100 juta.
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Manokwari Selatan juga mengingatkan kepada warga gereja untuk mendukung pembangunan auditorium tersebut bersama pemerintah. “Ini demi kepentingan umat yang ada di wilayah pelayanan GPKAI,” katanya.
Bupati Waran juga mengajak seluruh keluarga besar Arfak untuk bersatu dalam membangun auditorium STT-Erikson Tritt. Pembangunan auditorium ini menurut dia, merupakan simbol kemajuan pendidikan di Provinsi Papua Barat.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dalam sambutannya menyampaikan, pembangunan auditorium ini adalah salah satu sarana penting pada perguruan tinggi, karena akan menjadi pusat kegiatan tridharma perguruan tinggi.
Bahkan dapat digunakan oleh masyarakat, gereja dan pemerintah daerah untuk memfasilitasi kegiatan skala lokal, nasional maupun internasional.
STT Erikson-Tritt sebagai lembaga pendidikan teologi telah terbukti melewati fakta sejarah perkembangannya dengan melewati berbagai tantangan. “Sehingga pada hari ini STT Erikson-Tritt Manokwari menjadi lembaga pendidikan Kristen yang berkontribusi bagi seluruh Tanah Papua, Papua Barat dan Manokwari pada khususnya,” tuturnya.
Kemajuan suatu daerah, menurutnya, dapat ditentukan melalui sumber daya manusia yang dihasilkan oleh perguruan tinggi.Untuk itu, dirinya berharap STT-Erikson Tritt Manokwari dapat menyesuaikan diri dengan peraturan pendidikan nasional dan peraturan pendidikan keagamaan. (eap)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.