MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Papua Barat memastikan ribuan tenaga honorer akan segera mengikuti tahapan lanjutan seleksi aparatur sipil negara (ASN) melalui Computer Assisted Test (CAT) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XIV Manokwari.
Kepala BKD Papua Barat, Herman Sayori, mengatakan sebanyak 1.002 dan 297 tenaga honorer dijadwalkan menjalani seleksi CAT dalam waktu dekat, sambil menunggu ketentuan teknis yang ditetapkan oleh BKN.
“Dalam waktu dekat mereka akan ikut seleksi CAT kembali di BKN Regional XIV Manokwari. Nanti menunggu syarat yang ditentukan oleh BKN,” ujar Herman, Jumat (9/1/2026)
Ia menjelaskan, pelaksanaan seleksi CAT tersebut ditargetkan paling cepat berlangsung pada Januari ini dengan estimasi waktu pelaksanaan antara dua hingga empat hari.
Setelah proses seleksi CAT selesai, tahapan berikutnya adalah penetapan Nomor Induk Kepegawaian (NIK). Bagi peserta yang berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS), NIK akan ditetapkan dan dilanjutkan dengan pendidikan dan pelatihan prajabatan sebelum resmi menjadi PNS.
Hal serupa juga berlaku bagi peserta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Herman menegaskan, seluruh CPNS dan PPPK wajib mengikuti seleksi CAT. Peserta yang tidak mengikuti seleksi tersebut akan dianggap mengundurkan diri.
“Meski seleksi CAT dilaksanakan sebagai formalitas, mereka wajib ikut sebagai syarat utama untuk ditetapkan menjadi PNS dan PPPK,” tegasnya.
Ia menambahkan, setelah seleksi CAT rampung, BKN akan menyerahkan hasilnya kepada Gubernur Papua Barat untuk diterbitkan surat keputusan (SK) pengangkatan.
“SK Gubernur terbit setelah seleksi CAT selesai dan BKN menyerahkannya kepada Gubernur,” ungkap Herman.
Terkait pendanaan, Herman menyebutkan anggaran pelaksanaan seleksi CAT bersumber dari Pemerintah Provinsi Papua Barat. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu pengesahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). (dra)





















