Gubernur Dominggus Ajak Semua Elemen Jaga Kebersaman Jelang Pilkada

0
240
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengigatkan kepada semua pemuka agama, tokoh masyarakat dan kepala suku bergandeng tangan menjaga persatuan  dan kesatuan menjelang Pilkada yang akan berlangsung di sembilan kabupaten di Papua Barat pada 9 Desember 2020.
“Saya mau mengajak kita semua agar kita tetap menjaga kerukunan antara semua suku,  agama, ras budaya dan etnis yang ada mari kita jaga bagian ini, sehingga toleransi kita juga kita jaga, sehingga kalau hari ini kita jaga pasti yang ada dalam pikiran dan hati kita kita mau menjaga kebersamaan kita. Kita mau menjaga persatuan dan kesatuan kita sebagai modal untuk membangun Indonesia pada umumnya untuk  membangun  Papua  Barat terlebih khusus Kabupaten Manokwari,” tutur gubernur saat silahturahmi bersama pemuka agama, adat, masyarakat dan kepala suku dalam rangka mewujudkan pilkada aman, damai kondusif dalam bingkai NKRI, di Swiss-Belhotel Manokwari, Rabu (12/8/2020).
Gubernur mengajak semuanya agar menjaga persatuan dan kesatuan tanpa membeda-bedakan satu sama lainnya menjelang pilkada serentak di Provinsi Papua Barat lebih khusus untuk 9 kabupaten.
Menurut gubernur, pilkada serentak di seluruh Indonesia, termasuk juga di Provinsi Papua Barat ada 9 kabupaten di Provinsi Papua Barat yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020, dan  nanti tanggal 4 sampai 6 September sudah mulai pendaftaran. “Untuk itu mari kita mengajak anak-anak kita sekalian putra-putri terbaik Indonesia putra-putri terbaik tanah Papua putra-putri terbaik Papua barat  khususnya Manokwari yang akan maju pada Pilkada, saya ajak  kita semua  kita punya tugas dan tanggung jawab  untuk menjamin keamanan ketertiban dan kedamaian, sehingga Pilkada Serentak ini bisa berjalan dalam keadaan yang aman tentram damai dan kondusif,” ajak Dominggus Mandacan.
Dikatakan bahwa di Papua Barat selalu ada anggapan dari pusat menjelang Pilkada kalau Papua Barat  daerah rawan, sehingga gubenur mengajak semua kompoten di wilayah ini untuk membuktikan bahwa apa yang dikatakan pusat itu tidak betul. “Saya pernah sampaikan hal tersebut dalam telekonference kepada Mendagri bahwa kita ini aman, jangan sampai karena ada Pilkada atau Pileg kita dikategorikan rawan-rawan konflik, padahal tidak demikian dan ternyata kita bisa buktikan dalam pilkada  gubernur dan wakil, pemilihan bupati/ walikota, pemilihan legislative, bahkan sampai pemilihan Presdien selalu aman,” jelas gubernur. “Mari kita tunjukan bahwa penilian yang telah diberikan kepada kita itu tidak benar, karena dalam pemilu kita selalu  hidup rukun dan damai,  ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita semua sekalipun kita ini dari Sabang sampai Merauke yang terdiri dari berbagai pulau dan suku adat dan budaya, tetapi kita di Papua Barat ini kita selalu hidup rukun dan damai,” sambung Dominggus.
Ia mengajak semua pihakn untuk menjaga keamanan, ketertiban,  sehingga ketika Pilkada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 dapat berjalan dalam koridor aman dan damai.
ASN diingatkan untuk tetap berlaku netral dan juga harapan pada kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan maju, juga tim-tim sukses   untuk menjaga kebersamaan, untuk tetap saling menghargai satu dengan lainnya. “Kita tidak boleh saling menjatuhkan satu sama lainnya, tapi mari sampaikan visi dn misi para calon agar menjadi tolak ukur bagi msyarakat untuk menentukan pilihan mereka pada 9 Desember 2020 nantinya,” harap Dominggus.(aa)
Editor: BUSTAM
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.