Gubernur Dominggus Ajak Jaga Kedamaian

0
127
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memotong tumpeng keladi untuk dibagikan kepada Panglima Parlemen Jalanan dan para seniman, budayawan Papua dan perwakilan TNI/Polri yang hadir pada HUT ke-4 tahun Parlemen Jalanan, Sabtu (30/11/2019) di Eks Kantor Bupati Manokwari. (Foto: Bustam/klikpapua.com)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM—Di hari jadinya yang ke-4 tahun, Parlemen Jalanan (Parjal) menggelar Pagelaran Tarian Perdamaian, Sabtu (30/11/2019) sore di halaman eks kantor Bupati Manokwari.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan sebelum membuka kegiatan itu mengajak semua pihak untuk melestarikan seni dan budaya Papua. “Kita bukan hanya kaya alam, tapi juga budaya. Mari kita lestarikan,” kata Gubernur Dominggus di hadapan para seniman dan budayawan asal Papua.

Lewat momen ini, Gubernur Dominggus berharap ke depan dapat menghasilkan penari-penari yang dapat mengharumkan nama daerah di pentas nasional, bahkan internasional.“Sudah banyak yang kita kirim ke luar, ada ke Eropa,Amerika dan  lain sebagainya,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Dominggus juga mengajak semua pihak untuk bersama menjaga kedamaian di tanah Papua. “Tanah ini sudah diberkati. Kita umat di tanah ini juga sudah diberkati. Sekarang kita diminta berkat yang kita sudah terima,menjadi berkat bagi banyak orang. Untuk itu mari kita jaga kedamaian di tanah ini, tanah Papua, tanah damai,Papua Barat tanah damai, Manokwari tanah damai,” jelasnya.

Gubernur Dominggus juga berterima kasih kepada Parjal yang telah mendeklarasikan  ‘Papeda’ (Papua Penuh Damai). “Kita berdoa untuk tanah Papua, Papua Barat, Manokwari tetap aman. Kita berdoa juga untuk Indonesia, tetap aman. Ini tanggungjawab kita semua. Supaya aman, tetap berusaha, bekerja, untuk mencari nafkah,” katanya. “Untuk itu saya mengajak kita semua. Kita punya komitmen dan tekat yang sama. Ya menjamin semua orang. Yang datang tinggal dengan kita di tanah Papua ini, misalnya di Manokwari ada semua suku Papua. Ada juga saudara kita dari suku nusantara yang datang tinggal dengan kita di sini. Ini menjadi tanggungjawab kita semua untuk menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Kita jaga, dan kita jamin,” jelas Gubernur Dominggus.

Panglima Parjal, Ronald Mambieuw mengatakan, sebagai organisasi yang baru berusia 4 tahun, belum dewasa dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,terkhusus bagi rakyat Papua.

Namun Parjal bertekat memberikan pengabdian terhadap semua lini yang ada, bukan hanya ekonomi, pendidikan,tapi semua sektor yang berhubungan langsung dengan seluruh insan yang ada di Papua Barat. “Terima kasih kepada bapak gubernur,karena sejak lama kami ingin bersama bapak dalam membangun Papua Barat, bapak di dalam, kami di luar. Kami ada untuk bapak, kami jaga Manokwari, Manokwari jaga kami,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Parjal juga membacakan deklarasi damai. Tema yang diangkat “kumandanlah pesan perdamaian melalui karya seni tarian perdamaian di bumi cendrawasih.”

Editor : Bustam

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.