Gubernur,Bupati/Walikota di Papua Barat Sepakat Usulkan Ini ke Menpan RB

0
Gubernur, Wakil Gubernur Papua Barat dan Pangdam XVIII/Kasuari melakukan rapat bersama para bupati/walikota se Papua Barat, Senin (3/8/2020).(Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Gubernur Papua Barat melakukan rapat kerja bersama Bupati/Walikota se- Provinsi Papua Barat, Senin (3/8/2020) di Swiss Belhotel Manokwari. Seluruh bupati/walikota hadir, kecuali Bupati Fakfak.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan  mengatakan hanya Bupati Fakfak yang tidak hadir, tetapi tetap melewati vicon. “Menyikapi pengumuman di beberapa kabupaten yang sudah pengumuman, dimana kesepakatan dengan Menpan-RB ataupun dari Bapak Presiden bahwa 80 persen untuk OAP (Orang Asli Papua), 20 persen untuk non OAP, namun tidak tercapai dengan presentase terbalik.” Dengan demikian, bagi yang belum mengumumkan diminta menunggu pertemuan dengan Menpan-RB.
Para bupati/walikota hadiri rapat bersama Gubernur. (Foto: Aufrida/klikpapua)
Lebih lanjut gubernur menyampaikan dalam pertemuan disepakati  pada Rabu besok gubernur bersama seluruh bupati/ walikota tanpa diwakili akan bertolak ke Jakarta. “Kami akan menandatangani surat  untuk meminta waktu dari Menpan-RB  di hari Kamis untuk kita bisa bertemu di Jakarta,” ungkapnya.
Pertemuan yang akan dilakukan bersama Menpan –RB  untuk menyampaikan kondisi yang dihadapi saat ini di kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat, yang permasalahan CPNS yang belum memenuhi kuota OAP 80%, dan Non OAP 20%. “Ini menjadi catatan kami untuk kita bertemu dengan Menpan-RB, mau tidak mau  formasi OAP 80 % dan 20 % Non OAP harus terpenuhi. Sehingga bagi kabupaten yang belum, ada 4 kabupaten, 1 kota yang belum pengumuman,” sebutnya.
Untuk formasi 2019, 2020, 2021, menurut Menpan-RB nanti akan dibuka tesnya pada tahun 2021. “Tapi kita minta untuk khusus formasi 2019, 2020 dimajukan di akhir 2020,  dengan catatan formasi ini kita sepakat untuk kita mau bicara dengan Menpan-RB,” tuturnya.
Selain itu, pihaknya akan meminta waktu  kepada Presiden untuk berbicara mengenai formasi 2019,2020 yang dikhususkan 100 persen untuk OAP.  “Ikut tanpa tes, kita minta hasil tes yang sudah dilaksanakan ini kan ada rengking nya itu semua, dari hasil tes 2018 itu yang kita gunakan dengan menjawab 2019 dan 2020, itu yang kita mau bicara nanti dengan Menpan-RB,” bebernya.
Ditambahkan gubernur yang belum pengumuman  yakni Kota Sorong dan 4 Kabupaten yaitu Kabupaten Fakfak, Kaimana, Teluk Wondama, Raja Ampat. “Bagi yang sudah diumumkan ya diumumkan begitu, sekarang kita berjuang untuk 2019,2020 tidak dilakukan tes tapi mengakomodir hasil tes formasi 2018 punya,” ungkapnya.(aa)
Editor: BUSTAM

Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.